Hadiri Pameran Art In Pandemi, Kadispar Kota Batu Akan Bangun Pusat Kesenian Seluas 3,5 Hektar

Dec 21, 2020 16:54
Hadiri Pameran Art In Pandemi, Kadispar Kota Batu Akan Bangun Pusat Kesenian Seluas 3,5 Hektar
Hadiri Pameran Art In Pandemi, Kadispar Kota Batu Akan Bangun Pusat Kesenian Seluas 3,5 Hektar

MALANGTIMES - Di tengah pandemi Covid-19, sebanyak 81 lukisan karya seniman hari ini dipamerkan dalam pameran lukis di Hotel Senyum, Batu dengan tema Art In Pandemi.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Batu, Arief As Sidiq berharap para seniman lukis agar terus berkarya walaupun menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga : Ajang Pelestarian Budaya Nusantara, DPRD Kota Malang Apresiasi Pameran Seni Jaranan

Ia juga mengungkapkan, kegiatan pameran ini diharapkan bisa menjadi contoh berkumpulnya atau silahturahmi sesama seniman. Maka dari itu, ia bertujuan membangun tempat untuk berkumpulnya para seniman.

"Kami rencanakan seluas 3,5 Hektar membangun di timur alun-alun dan sudah kita desainkan. Semoga ini terwujud sebagai pusat pengembangan seni budaya. Seperti seni budaya, seni lukis, seni patung, dan sebagainya. Tidak hanya itu, bangunan ini juga sebagai tempat sentral pameran seluruh seni," ujarnya, Senin (21/12/2020).

"Tentu acara ini sangat diapresiasi karena terlihat puluhan lukisan yang sangat berkualitas. Sebab para seniman lukis ini tetap berkarya dan eksis walau sedang menghadapi pandemi ini," imbuhnya.

Sementara itu, ketua penyelenggara, Bambang Randika Santoso menjelaskan, banyak peserta dari luar Batu yang menghadiri dalam pameran ini.

"Ada 81 karya dari 42 pelukis. Jadi setiap pelukis membuat dua sampai tiga karya. Banyak yang hadir dari Batu, Malang, Mojokerto, Kediri, Blitar dan Surabaya," ujarnya.

Baca Juga : Panggung Teater Terdampak Pandemi, KBKB Eksplorasi Ruang Kelas Kosong

Bambang yang juga tergabung dalam organisasi seni rupa Asta Citra Perupa Malang (ACPM) itu berharap agar para seniman lukis tetap eksis dan berkarya dalam kondisi pandemi ini. Tentunya juga, tidak menolak adanya transaksi antara pelukis dan pembeli.

"Intinya kami harus tetap berkarya. Terkait proses transaski kami tidak menolak hal itu, walaupun itu bukan tujuan utama," ujarnya.

 

Topik
Seniman Kota Batupameran lukis kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru