ITN Malang Usahakan Izin Selenggarakan Pembelajaran Tatap Muka untuk Semester Depan

Dec 16, 2020 11:05
(dari kanan) Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama ITN Malang Ir Fourry Handoko ST SS MT PhD IPU dan Wakil Rektor I Bidang Kurikulum ITN Malang Dr F Yudi Limpraptono ST MT. (Foto: Ima/MalangTIMES)
(dari kanan) Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama ITN Malang Ir Fourry Handoko ST SS MT PhD IPU dan Wakil Rektor I Bidang Kurikulum ITN Malang Dr F Yudi Limpraptono ST MT. (Foto: Ima/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah pusat telah mengizinkan perguruan tinggi untuk melaksanakan pembelajaran luring. Namun demikian, perguruan tinggi juga harus mendapatkan izin dari pemerintah daerah masing-masing, entah wali kota ataupun bupati.

Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang akan mengusahakan izin tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Kurikulum ITN Malang Dr F Yudi Limpraptono ST MT.

Baca Juga : Kemendikbud Luncurkan Program Baru, Siswa SMK Bisa Lanjut D2 Jalur Cepat

"Ini kita mencoba pada semester depan ini untuk mungkin sudah luring. ITN akan mengusulkan seperti itu dan akan bersurat kepada pimpinan kepala daerah. Apabila diizinkan, kita luring walaupun harus ketat mengikuti protokol," ucapnya dalam konferensi pers.

Selain membatasi kapasitas perkelas (minimal 50 persen), jaga jarak, dan protokol kesehatan lain, apabila diizinkan nanti mahasiswa juga harus membawa izin dari orang tua.

"Dan di sisi lain kita back up dengan sistem daring yaitu seperti yang sudah kita laksanakan setahun ini," imbuhnya.

Yudi sendiri mengaku tidak masalah apabila pembelajaran masih daring. Namun tentu hal ini berpengaruh pada kualitas. Terlebih, mahasiswa ITN membutuhkan banyak praktikum.

"Tanpa tatap muka kayaknya kurang. Apa lagi engineering atau teknik itu harus di lab. Banyak praktikum dan sebagainya kalau kita laksanakan secara daring susah," ungkapnya.

Sebelumnya, ia menambahkan, beberapa lab di ITN Malang juga sudah menjalankan praktikum secara luring.

Baca Juga : Unisma Kampus Islam Terbesar, Rektor: Semua Civitas Punya Semangat Selaras Jadi Terbaik

"November kemarin sudah kita izinkan melaksanakan praktikum di lab dengan protokol kesehatan yang ketat, kita kawal," terangnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Ir Fourry Handoko ST SS MT PhD IPU yang juga Ketua Satgas ITN Malang menambahkan, selain mendapatkan izin dari kepala daerah, penting juga untuk mendapatkan izin dari orang tua.

"Juga izin dari orang tua. Kemarin laboratorium kita buka juga harus ada surat izin orang tua," tandasnya.

 

Topik
ITN Malangpembelajaran tatap mukaBerita Pendidikan Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru