Gebyar Tsunami 1.260, Pengusaha Puji Langkah Pemkab Malang dalam Promosikan Potensi Kuliner

Dec 15, 2020 19:37
Bupati Malang Sanusi (kanan, paling depan) beserta jajaran OPD Kabupaten Malang saat meninjau potensi kuliner di Pan Java Mulyoagung, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu (Foto : Dokumen Humas Protokol Kabupaten Malang)
Bupati Malang Sanusi (kanan, paling depan) beserta jajaran OPD Kabupaten Malang saat meninjau potensi kuliner di Pan Java Mulyoagung, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu (Foto : Dokumen Humas Protokol Kabupaten Malang)

MALANGTIMES - Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang dianggap telah memberikan banyak kontribusi terhadap kalangan pebisnis wisata, terutama wisata kuliner yang ada di Kabupaten Malang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Owner Waroeng Tani, Farhan Araya Setiawan, saat dikonfirmasi media online ini pada kesempatan beberapa waktu lalu. ”Ya seperti bisnis kita ini bisa berjalan juga berkat arahan dari Disparbud (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang) sama Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Dijelaskan Farhan, peran Disparbud Kabupaten Malang terkait perkembangan bisnis terutama yang dirasakan oleh Waroeng Tani, adalah di sektor promosi. Sedangkan peran serta Bapenda Kabupaten Malang, adalah pemberian kemudahan di sektor birokrasi. Salah satunya adalah saat proses pembayaran pajak.

Baca Juga : Giveaway Tsunami 1260 Tahun Kabupaten Malang, Manajer Medsos JatimTIMES: Terima Kasih Sponsor

”Jadi seperti saat mempromosikan, kita bisa melalui Disparbud agar dibantu untuk mengenalkan Waroeng Tani. Kemudian soal konsep usaha wisata kuliner itu, juga minta arahan ke pemerintah dan diberikan kemudahan. Jadi lebih mudah dan memang ada kontribusi nyata dari Pemkab Malang,” lugasnya.

Berkat arahan dari pemerintah setempat itulah, kini Waroeng Tani, dijelaskan Farhan, sudah memiliki banyak pengunjung. Selain dari wilayah Malang Raya, pengunjung dari luar Malang juga banyak yang mampir ke Waroeng Tani. ”Waroeng Tani sudah mulai dikenal banyak orang, mulai pengunjung dari Surabaya dan lain sebagainya sudah banyak yang makan disini (Waroeng Tani),” terangnya.

Meski sudah banyak pengunjung, namun berbagai terobosan tetap dilakukan untuk lebih mempromosikan Waroeng Tani. Salah satunya dengan berpartisipasi dalam program Gebyar Tsunami 1.260 yang diadakan Pemkab Malang dan Jatim Times Network.

Seperti yang sudah diberitakan, bagi peserta program Gebyar Tsunami 1.260 yang beruntung, akan mendapatkan total 20 voucher senilai Rp 2 juta untuk digunakan makan gratis di wisata kuliner yang berlokasi di Jalan TPST, Jetak Lor, Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Sedangkan pengundian bagi mereka yang beruntung, bakal diumumkan pada Selasa (15/12/2020) malam, atau tepatnya pada kisaran pukul 19.00 WIB.

Baca Juga : Support Tsunami 1260 Kabupaten Malang, PERI ELANG Siapkan Puluhan Souvenir Cantik

Bagi pembaca setia JatimTIMES.com yang sudah mengikuti program Gebyar Tsunami, bisa memantau hasil pengundiannya yang bakal disampaikan pada Rabu (16/12/2020).

Sementara itu, dari pantauan media berjejaring nasional ini, sampai dengan berita ini ditulis. Sudah ada ratusan peserta yang berpartisipasi dalam program Gebyar Tsunami 1.260 ini.

Sementara itu, beberapa jajaran pejabat Pemkab Malang, mulai dari Bupati Malang Sanusi beserta jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, yang akan melakukan pengundian juga dijadwalkan bakal hadir dalam acara pengundian peserta Gebyar Tsunami 1.260, yang beruntung memenangkan ribuan voucher yang telah disediakan. 

”Mudah-mudahan dengan bertambahnya usia yang ke 1.260 tahun, membuat Kabupaten Malang semakin maju. Kemudian masyarakatnya semakin makmur, dan bisa menjadi wilayah Kabupaten yang lebih besar karena banyak pengusaha yang sukses,” tukas Owner Waroeng Tani

Topik
Pemkab Pemerintah Kabupaten Malang Wisata Kuliner Disparbud Kabupaten Malang bapenda kabupaten malang Gebyar Tsunami 1.260 Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru