Tsunami 1.260 Kabupaten Malang

Mencintai Produk Lokal Melalui Gelaran Tsunami 1.260 Kabupaten Malang

Dec 14, 2020 19:01
Deretan produk unik dan ciamik yang dipersembahkan untuk HUT Kabupaten Malang (Istimewa).
Deretan produk unik dan ciamik yang dipersembahkan untuk HUT Kabupaten Malang (Istimewa).

MALANGTIMES - Kabupaten Malang bukan hanya dikenal sebagai kawasan yang kaya akan destinasi wisatanya. Namun juga sangat kaya dengan sederet produk kreatifnya. Bukan hanya dicintai di Bumi Arema saja, produk-produk kreatif yang dimiliki juga banyak digemari masyarakat secara global.

Sederet produk lokal kelas internasional itupun dapat dinikmati secara cuma-cuma dalam program Tsunami 1.260 Kabupaten Malang. Karena sederet produk unggulan dari Persatuan Pengrajin Kreatif Kabupaten Malang atau Peri Elang dibagikan kepada masyarakat dan pembaca setia MalangTIMES yang ikut serta dalam program Tsunami 1.260 Kabupaten Malang.

logo-hut-kabupaten---humas222205a6d4bfd331.jpg

Koordinator Aksesories dan Homedekor Peri Elang sekaligus pemilik Mistika Craft, Kartika Milayanti menyampaikan, ada sekitar 10 gantungan kunci dream catcher dan 10 pieces konektor rajut untuk masker dari in an colection dan Nina colection. Karya kece dari UMKM Kabupaten Malang itupun akan menjadi pemanis bagi para pemenang lomba Tsunami 1.260 Kabupaten Malang.

Baca Juga : CV Megah Sejahtera Ikut Ramaikan Gebyar Tsunami 1.260 Kabupaten Malang

"Karya tersebut kami persembahkan untuk memeriahkan HUT Kabupaten Malang," katanya saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (14/12/2020).

Lebih jauh Kartika menjelaskan, sederet produk kreatif industri dan UMKM di Kabupaten Malang yang tergabung dalam Peri Elang tersebut sangat beragam. Untuk Mistika Craft sendiri misalnya, memiliki sederet produk seperti ecoprint hijab, scraft dan kaos ecoprit. Selain itu juga ada aksesories logam dan kawat. Seluruh produk itupun dibandrol mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 700 ribu per pieces.

Deretan-produk-unik-dan-ciamik-yang-dipersembahkan-untuk-HUT-Kabupaten-Malang-17c18f3b99a9e5955.jpg

Sementara untuk pemasarannya sendiri, banyak tersebar di Malang Raya, berbagai daerah besar di Indonesia seperti Jayapura hingga Aceh. Sedangkan untuk pasar internasional meliputi Singapura, Hongkong, Taiwan, Belanda dan Prancis.

"Pemasaran offline, melalui pameran-pameran lokal dan nasional, galery dekranasda dan galery IKM Center yang ada d pendopo Kabupaten Malang, mini galery pribadi di rumah. Sedangkan untuk online, melalui Ig/ misstikacraft.id, shopee/Misstika craft, dan WhatsApp," imbuhnya.

Kartika juga menjelaskan jika produk-produk karyanya tersebut banyak digemari lantaran memiliki kualitas yang bagus. Selain itu juga memanfaatkan produk yang bisa didaur ulang. Salah satunya seperti produk gantungan kunci yang menggunakan bulu ayam dari hasil pemotongan ayam. Karena kebanyakan bulu-bulu ayam kebanyakan dibuang begitu saja.

Deretan-produk-unik-dan-ciamik-yang-dipersembahkan-untuk-HUT-Kabupaten-Malang-281ac5448ab8a9fd1.jpg

"Sehingga kami manfaatkan untuk produk turunan berupa dream catcher baik gantungan kunci, homedecor dan kalung," jelasnya.

Baca Juga : Aksi Vandalisme Pilkada 2020 di Kediri, Surat Suara Ditempel Foto Suga BTS

Melalui sederet produk yang banyak disukai digemari pasar secara lokal hingga internasional itu, Kartika berharap akan lebih banyak lagi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang. Sehingga, diharapkan perekonomian pelaku UMKM di Kabupaten Malang semakin berkembang. Karena dengan berkembangnya perekonomian, masyarakat dan pariwisata berbanding lurus dengan pendapatan  UMKM.

"Terutama potensi pariwisata desa dan sentra-sentra industri. Tidak menutup kemungkinan Malang bisa menjadi the next Jogja atau Bali," pungkasnya.

Sebagai informasi, Tsunami 1.260 Kabupaten Malang merupakan agenda yang diinisiasi oleh JatimTIMES, media berjejaring terbesar di Indonesia bersama dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Kegiatan ini didukung penuh oleh seluruh stakeholder di Bumi Arema.

Ada ribuan hadiah berupa voucher belanja hingga voucher menginap dan masuk ke banyak destinasi wisata di Kabupaten Malang. Perebutan ribuan voucher itupun sudah berlangsung sejak November lalu hingga 9 Desember lalu. Rencananya, besok Selasa (15/12/2020) akan dilakukan pengundian dan pengumuman pemenang voucher bersama Bupati Malang, HM. Sanusi.

Topik
Kabupaten Malangproduk unikproduk lokaltsunami 1.260 kabupaten malangAksesoris Handmade

Berita Lainnya

Berita

Terbaru