Tangani Covid-19 tahun 2021, Dinkes Pemkot Batu Siapkan Dana Rp 2,7 Miliar

Dec 12, 2020 12:44
Foto ilustrasi (kevin malangTIMES)
Foto ilustrasi (kevin malangTIMES)

MALANGTIMES -  

Pandemi covid 19 belum berakhir, Pemkot Batu menekankan telah memiliki anggaran dalam penanganan virus corona pada semester pertama di tahun 2021. Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menyampaikan, pihaknya akan mempersiapkan anggran covid pada tahun 2021 nanti. 

"Kami sudah berjaga-jaga kepada seluruh OPD. Khususnya Dinkes Kota Batu sebagai Leading Sector-nya. Dengan adanya persiapan yang matang, maka Kota Batu bisa semakin cepat menuju zona hijau," ujarnya, Sabtu (12/12/2020) 

Kadinkes Kota Batu Kartika Trisulandari mengaku pada tahun 2021, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,7 miliar.

"Anggaran tersebut dirinci akan digunakan untuk Shelter yang biaya operasionalnya mencapai Rp 1,5 miliar, lalu klaim rumah sakit sejumlah Rp 249 juta, barang habis pakai mencapai Rp 800 juta dan pengelolaan limbah medis mencapai Rp 126 juta. Untuk Shelter memang besar. Satu pasien covid-19 dalam satu hari bisa menghabiskan Rp. 300 ribu baik untuk akomodasi, obat, serta konsumsi," paparnya. 

Sekretaris Dinsos Kota Batu Sri Yunani juga menganggarkan Rp. 887 juta untuk pemulasaran dan Buffer Stock. "Rp 781 juta untuk pemulasaran di 75 titik. Untuk buffer stock seperti kebutuhan sembako untuk suplai korban dianggarkan sekitar Rp 108 juta," ujarnya 

Berbeda halnya dengan Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan, penanganan covid-19 pada tahun 2021 masih menggunakan dana PAK tahun 2020. "Kami menyiapkan Rp 1,3 miliar untuk digunakan pada penanganan covid-19 tahun 2020 hingga tri semester pertama di tahun 2021," ujarnya 

Ia memaparkan, anggaran tersebut untuk 5000 liter desinfektan bagi 24 desa kelurahan di tiga kecamatan Kota Batu, 185 wastafel portable untuk fasum di Kota Batu, sabun cuci tangan, dan alat-alat protokol kesehatan.

"Jika kebutuhan anggaran covid-19 pada tahun 2021 masih kurang maka BPBD Kota Batu akan mengambil dari DTT (Dana Tidak Terduga) yang telah disiapkan sebesar Rp 10 miliar," ungkapnya. 

Topik
Pandemi Covid 19Pemkot BatuVirus CoronaWakil Wali Kota Batu Punjul Santoso

Berita Lainnya

Berita

Terbaru