Milenial Utas Rilis Sanusi-Didik Menang, Raup 45 Persen Dukungan dengan 530.744 Suara

Dec 11, 2020 19:01
Tim Milenial Utas saat menyampaikan hasil real count yang menunjukkan data kemenangan dari pasangan SanDi (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Tim Milenial Utas saat menyampaikan hasil real count yang menunjukkan data kemenangan dari pasangan SanDi (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Perhitungan Real Count yang dilakukan Tim Milenial Utas, Paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang dari kandidat nomor urut 1, Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) menang tipis dari pasangan nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub).

Pernyataan itu diutarakan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Milenial Utas, Zulham Akhmad Mubarrok, saat sesi konferensi pers yang dilangsungkan di salah satu kafe yang ada di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (11/12/2020) petang. ”Hasil Real Count yang dilakukan Tim Milenial Utas, menunjukkan jika paslon SanDi unggul dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Baca Juga : Sementara, Paslon SanDi Menang di Dapil 3 Kabupaten Malang

Rinciannya, dijelaskan Zulham, hasil real count yang dilakukan di seluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara) yakni di 4.999 TPS yang tersebar di 390 Desa dan Kelurahan, dari 33 Kecamatan yang ada di Kabupaten Malang, pasangan SanDi memperoleh prosentase suara mencapai 45,58 persen. ”Paslon SanDi unggul dari dua kandidat lainnya, dengan perolehan 530.744 suara,” ucapnya.

Di posisi kedua, berdasarkan real count yang dilakukan Tim Milenial Utas, ditempati oleh pasangan LaDub dengan perolehan suara 490.562 suara. ”Untuk pasangan LaDub memperoleh suara sebanyak 490.562 atau 42,13 persen,” terang Zulham.

Terakhir, untuk kandidat nomor urut 3 yang diusung oleh Tim Malang Jejeg, yakni Sam HC (Heri Cahyono) dan Sam GH (Gunadi Handoko) memperoleh 12,29 persen. ”Kandidat nomor 3 memperoleh suara 12,29 persen atau setara dengan 143.058 suara,” ujarnya.

Dijelaskan Zulham, Real Count yang dilakukan Tim Milenial Utas dilakukan dengan cara manual dan digital. Oleh karenanya, pihaknya mengklaim jika data yang disampaikan real sesuai dengan data yang ada di lapangan.

”Kami (Tim Milenial Utas) siap mempertanggungjawabkan hasil penghitungan Real Count kami. Data yang kami peroleh berdasarkan data digital maupun manual. Yakni melalui pengumpulan foto gambar C1 Pleno dan form C1, artinya ini produk digital yang sulit untuk dibantahkan. Andaikan ada selisih angka kemungkinan hanya tipis, karena memang ada beberapa TPS yang melakukan pemungutan suara ulang,” tegasnya.

Baca Juga : Rekapitulasi Sementara KPU, Paslon LaDub Ungguli Paslon SanDi di Dapil 2

Kendati menjamin kebenaran data yang disampaikan, namun Zulham mewakili Tim Milenial Utas akan tetap menghormati hasil penghitungan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang. Bahkan dirinya juga tidak menutup diri untuk melakukan kroscek maupun diskusi data, yang disampaikan oleh Tim Milenial Utas pada kesempatan hari ini.

”Kami sangat menghormati hasil rekapitulasi penghitungan suara dari KPU. Selain itu, kalau memang ada pihak lain yang punya Real Count silakan dirilis. Jadi misalnya ada teman-teman unsur lain yang mau merilis Real Count, kami persilakan. Malah itu akan menjadi sesuatu yang menarik bagi kami, karena akan ada diskursus yang sifatnya formal,” tukasnya.

Topik
Pilkada Kabupaten Malangberita banjir

Berita Lainnya

Berita

Terbaru