Begini Kondisi Terkini Ribuan Petugas KPPS di Malang yang Sempat Reaktif Covid-19

Dec 10, 2020 17:24
Petugas KPPS di Kabupaten Malang saat melakukan penghitungan perolehan suara di salah satu TPS (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Petugas KPPS di Kabupaten Malang saat melakukan penghitungan perolehan suara di salah satu TPS (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jelang pencoblosan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang yang dihelat serentak pada Rabu (9/12/2020), ada ribuan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dinyatakan reaktif Covid-19.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang, Anis Suhartini, menuturkan jika ada sekitar 1.500 petugas KPPS di Kabupaten Malang, yang dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil Rapid Test.

Baca Juga : Pagi Ini, Real Count di Website KPU, Paslon SanDi Unggul 45,5 Persen

”Petugas KPPS kami (di Kabupaten Malang) dari sekitar 42 ribu yang di-Rpid Test, memang ada tidak sampai 10 persen (yang reaktif Covid-19). Ada sekitar 1.500 yang dia itu masih reaktif (Covid-19),” ungkapnya.

Meski ada ribuan petugas KPPS yang dinyatakan reaktif Covid-19, namun dari pantauan dan evaluasi yang dilakukan KPU Kabupaten Malang, proses pencoblosan pada Rabu (9/12/2020) tetap berjalan di seluruh TPS (Tempat Pemunguan Suara) yang ada di Kabupaten Malang.

”Manakala (petugas KPPS yang reaktif Covid-19) kurang dari 5, maka ada mekanisme yang ditempuh, bisa pinjam dari TPS terdekat. Tapi sepanjang TPS yang kita pinjami ini juga masih memenuhi syarat, masih minimal 5 (petugas KPPS). Sedangkan di Kabupaten Malang, di beberapa TPS yang reaktif tidak lebih dari 2 petugas, sehingga tetap bisa berjalan,” ungkapnya.

Terhadap mereka yang reaktif Covid-19, dijelaskan Anis, semuanya sudah diinstruksikan untuk tidak ditugaskan saat proses pencoblosan kemarin (Rabu 9/12/2020). ”Maka yang reaktif (Covid-19) ini dinonaktifkan, tidak ditugaskan,” tegasnya.

Dari penelusuran media berjejaring nasional ini, hingga berita ini ditulis para petugas KPPS masih dalam pantauan petugas medis dan dinas terkait. Meski tidak sampai menjalani Swab Test, namun KPU Kabupaten Malang memberikan fasilitas Rapid Test ulang terhadap mereka yang reaktif Covid-19. ”Tidak (di-Swab Test, red), langkah yang reaktif akan kita Rapid ulang,” ujarnya.

Lantas bagaimana kondisi terkini ribuan petugas KPPS yang sempat dinyatakan reaktif Covid-19?

Baca Juga : 43 Warga Kabupaten Malang Coblos di Penjara Polres Malang

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Pemilih dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika, menuturkan jika mereka masih menjalani proses isolasi mandiri. ”(Kondisinya, red) baik-baik saja, saat ini masih menjalani isolasi mandiri,” ungkapnya saat dikonfirmasi media online ini, Kamis (10/12/2020).

Meski kondisinya terpantau stabil, namun KPU Kabupaten Malang menjamin jika ribuan petugas KPPS yang sempat dinyatakan reaktif Covid-19 tersebut, secara berkelanjutan juga masih terus menjalani Rapid Test lanjutan. ”Semua (petugas KPPS yang reaktif Covid-19) kami Rapid ulang,” ucapnya.

Bagi mereka yang hasil Rapid Test ulang menunjukkan masih reaktif Covid-19, lanjut Mahardika, maka akan dibebaskan dari penugasan. ”Jika masih reaktif, maka diistirahatkan,” timpalnya.

Ketika ditanya soal berapa jumlah petugas KPPS yang hasil Rapid Test ulangnya masih reaktif Covid-19? Mahardika mengaku belum bisa memastikan jumlahnya. ”Belum (tahu berapa yang sudah non-reaktif Covid-19), namun yang masih reaktif dinonaktifkan, tidak dilibatkan,” tukasnya.

Topik
Pilkada Kabupaten MalangKPU Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru