SanDi Optimis Menang, Program 100 Hari Jadi Bupati Sudah Disiapkan

Dec 10, 2020 15:46
Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (dua dari kiri) dan Didik Gatoto Subroto (paling kiri) usai menjabarkan komitmennya untuk menciptakan Malang Sehat (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (dua dari kiri) dan Didik Gatoto Subroto (paling kiri) usai menjabarkan komitmennya untuk menciptakan Malang Sehat (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hasil resmi penghitungan suara dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang belum diumumkan. Namun para kandidat Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang, sudah mempersiapkan segudang program yang akan direalisasikan, jika diamanahi memimpin Kabupaten Malang. 

Salah satunya seperti yang dipersiapkan oleh paslon (pasangan calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang Sanusi-Didik Gatoto Subroto (SanDi). 

Baca Juga : Pagi Ini, Real Count di Website KPU, Paslon SanDi Unggul 45,5 Persen

 

Kepada media online ini, Calon Bupati Malang Sanusi mengaku, jika sedikitnya ada 3 sektor yang bakal dibenahi di Kabupaten Malang.

Ketiga sektor tersebut meliputi bidang pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan. ”Jadi 3 bidang ini adalah pendidikan, infrastruktur, dan sektor kesehatan. Ketiga sektor inilah yang akan kita lakukan untuk program pertama (saat menjabat Bupati dan Wakil Bupati Malang),” ungkapnya.

Khusus di bidang pendidikan, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) ini, mengaku jika masih ada regulasi dan proses administrasi yang perlu segera dibenahi. 

”Pertama yang sudah saya canangkan nanti itu soal pembenahan di bidang pendidikan yang selama ini regulasi dan administrasinya masih banyak yang harus dibenahi,” ucapnya.

Bergeser ke sektor infrastruktur, politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini bakal memprioritaskan pembangunan dan perbaikan akses jalan. ”Yang kedua itu soal penanganan infrastruktur, utamanya yang jalan berlubang,” timpalnya.

Perbaikan infrastruksur di sektor perbaikan jalan itu, dianggap Abah Sanusi penting lantaran bisa mendukung percepatan transportasi dan perbaikan perekonomian di Kabupaten Malang.

”Dalam waktu sesingkat-singkatnya harus kita selesaikan (perbaikan jalan). Karena itu kebutuhan dari masyarakat untuk melakukan kegiatan aktivitas ataupun transportasi. Dengan begitu kondisi perekonomian di Kabupaten Malang bisa segera ditingkatkan,” terangnya.

Bergeser ke sektor kesehatan, politisi yang juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini, berkomitmen untuk mewujudkan Malang Sehat.

Baca Juga : Unggul Quick Count SMRC 44,09%, Cabup Lathifah Shohib: Terima Kasih pada Seluruh Pihak

 

”Yang ketiga di bidang kesehatan, bahwa gerakan peningkatan fasilitas kesehatan untuk menjadikan Malang Sehat itu harus segera kita lakukan dan kita utamakan,” ujarnya.

Disinggung soal kapan perbaikan di sektor pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan ini mulai diterapkan pasangan SanDi?

Abah Sanusi, menuturkan, jika peningkatan kualitas pada ketiga sektor tersebut telah dicanangkan dalam program 100 hari pasangan SanDi, apabila diamanahi memimpin Kabupaten Malang.

”Ketiga sektor ini menjadi prioritas kami untuk program 100 hari menjabat Bupati,” tukas santri yang juga pernah menimba ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum ini.

 

Topik
cabup sanusiprogram 100 hari sandiBerita Politik Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru