Pasangan Lathifah-Didik Unggul Berdasarkan Quick Count SMRC 44,09 Persen, Sanusi-Didik 43,75 persen

Dec 09, 2020 17:25
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad (tengah baju hijau) bersama Juru Bicara Media Center Paslon LaDub, Anas Muttaqin (paling kiri) saat menggelar konferensi pers, Rabu (9/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad (tengah baju hijau) bersama Juru Bicara Media Center Paslon LaDub, Anas Muttaqin (paling kiri) saat menggelar konferensi pers, Rabu (9/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut dua Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) menyatakan pihaknya unggul versi Quick Count (hitung cepat) internal yang bekerja sama dengan SMRC (Saiful Mujani Research Consulting), Rabu (9/12/2020). 

Juru Bicara Media Center Paslon LaDub, Anas Muttaqin mengungkapkan bahwa hasil dari Quick Count internal yang bekerja sama dengan SMRC ini cukup menggembirakan karena unggul dari hasil perolehan data hitung cepat.

"Hasil terbaru quick count internal kami tim pemenangan LaDub bersama SMRC hasilnya sejauh ini Alhamdulillaah cukup menggemberikan. Kita berada pada posisi Leading," ungkapnya saat menggelar konferensi pers di Kantor DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kabupaten Malang, Rabu (9/12/2020). 

Anas juga mengatakan bahwa keunggulan tersebut merupakan hasil data yang masuk dari Quick Count SMRC sebesar 100 persen dengan tingkat partisipasi masyarakat sebesar 60,85 persen dengan margin of error sebesar 2 persen. 

"Kami sampaikan di posisi Paslon nomor urut satu, Sanusi-Didik mendapatkan prosentase 43,75 persen. Selanjutnya Paslon nomor urut dua, Paslon LaDub memperoleh hasil 44,09 persen. Dan dari Pasangan nomor urut tiga Heri-Gunadi mendapatkan prosentase sebesar 12,16 persen," jelasnya. 

Lanjut Anas bahwa data Quick Count yang masuk sebesar 100 persen merupakan hasil yang relatif stabil dan tidak banyak ada perubahan dalam hasil Quick Count maupun di Real Count. "Jadi data ini sudah masuk 100 persen. Kita unggul tipis dari kompetitor kita pasangan sanusi-didik, kita unggul sebesar 0,66 persen," bebernya. 

Anas pun bersama tim pemenangan Paslon LaDub telah memprediksi sejak awal bahwa memang akan terjadi pertarungan suara yang sangat ketat. Karena pihaknya mengatakan bahwa saat ini Paslon LaDub berhadapan dengan petahana. 

"Jadi ini memang sejak awal kita prediksi pertarungan yang sangat ketat, karena kita melawan petahana dan kita terdapat tiga pasangan calon. Kita bersyukur bisa di proses quick count ini bisa memimpin perolehan suara, walaupun tidak terlalu besar," jelasnya. 

Pihaknya pun dikatakan Anas akan mengawal proses penghitungan hingga akhir dalam perhitungan manual di setiap TPS hingga ke tingkat Kabupaten. "Proses Real Count kita juga sudah jalan, masuk data masih 50 persen. Kita terus menunggu hasil real count nanti kita juga akan sampaikan ke teman-teman media," tuturnya. 

Pada intinya, Anas mengatakan bahwa berdasarkan hasil Quick Count yang telah ada, Paslon LaDub unggul tipis dari Paslon nomor urut satu yang notabene petahana selisih sebesar 0,66 persen.

Baca Juga : Ormas dan Parpol Merapat, Paslon SanDi Optimis Menang dengan Kantongi 60 Persen Suara 

 

Sebagai informasi, Anas mengatakan terkait keberadaan lembaga SMRC memang telah menjalin kerjasama dengan Paslon LaDub untuk mengawal proses Quick Count  di hari pencoblosan Pilkada Kabupaten Malang 2020. "Survei internal kami itu di-Hire oleh lembaga SMRC. Jadi memang kita Hire secara resmi untuk melakukan Quick Count di Paslon LaDub," tutupnya.

Topik
Pilkada Kabupaten Malangdishub tulungagung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru