Tak Punya Hak Suara, Gus Ali: Bu Nyai Lathifah Bermunajat dan Pasrah kepada Allah

Dec 09, 2020 15:03
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang Ali Ahmad saat ditemui awak media usai mencoblos di TPS dekat kediamannya, Rabu (9/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang Ali Ahmad saat ditemui awak media usai mencoblos di TPS dekat kediamannya, Rabu (9/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Tidak semua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Malang yang memiliki hak suara dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020. Salah satu yang tidak memiliki hak suara yakni calon bupati Malang Lathifah Shohib yang diusung PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan Partai Hanura. 

Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kabupaten Malang Ali Ahmad mengungkapkan bahwa saat ini Lathifah Shohib sedang bermunajat kepada Allah SWT. 

"Beliau hari ini bermunajat kepada Allah bersama keluarga dan anak-anak yatim,  melakukan suatu ubudiyah, meneruskan detik-detik akhir ini hanya pasrah kepada Allah. Tawakal kepada Allah setelah ikhtiar maksimal," ungkapnya usai melakukan pencoblosan di Desa Donowarih, Karangploso,  Rabu (9/12/2020). 

Pria yang akrab disapa Gus Ali ini juga mengimbau kepada seluruh pihak, utamanya para penyelenggara pilkada Kabupaten Malang, harus bekerja secara profesional. 

"Harapan kami, teman-teman pelaksana mulai dari KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara, red), PPK (panitia penyelenggara kecamatan, red) dan seterusnya,  semua itu dilantik. Jadi,  harus berbuat yang profesional," ucapnya. 

Baca Juga : Selain Rekap Manual, KPU Kabupaten Malang Gunakan Aplikasi Si Rekap

Untuk masyarakat Kabupaten Malang, Gus Ali mengimbau agar pasca-Pilkada Kabupaten Malang 2010, mereka harus kembali rukun dan tidak ada perbedaan lagi.  "Saya berharap kepada masyarakat secara luas, setelah ini tidak ada 01, 02, 03. Semua adalah masyarakat yang rukun," tegasnya. 
 

Topik
DPC PKB Kabupaten MalangPilkada Kabupaten Malang 2020lathifah shohibAli Ahmad

Berita Lainnya

Berita

Terbaru