Selain Rekap Manual, KPU Kabupaten Malang Gunakan Aplikasi Si Rekap

Dec 09, 2020 08:00
Koordinator Divisi Sosialiasi Pendidikan, Pemilihan dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika. (Foto: Tubagus Achmad/MalamgTimes) 
Koordinator Divisi Sosialiasi Pendidikan, Pemilihan dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika. (Foto: Tubagus Achmad/MalamgTimes) 

MALANGTIMES - Proses penghitungan atau rekapitulasi suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 kali ini, KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang memiliki dua cara pelaporan rekapitulasi suara di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Koordinator Divisi Sosialiasi Pendidikan, Pemilihan dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika mengungkapkan bahwa dua cara pelaporan rekapitulasi suara tersebut telah dipersiapkan dan dengan berkoordinasi dengan setiap KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).

Baca Juga : Cegah Klaster Pilkada, Gubernur Jatim Tinjau TPS di Kabupaten Malang

"Direkap dihitung satu per satu secara manual di tiap TPS. Lalu juga diinput di Si Rekap (Sistem Rekapitulasi, red)," ungkapnya saat dikonfirmasi pewarta melalui saluran telepon, Selasa (8/12/2020) malam.

Dika menjelaskan bahwa Si Rekap berbentuk aplikasi digital yang berfungsi sebagai back up data atau pendamping data terkait hasil rekapitulasi suara di masing-masing TPS.

"Si Rekap berbentuk aplikasi. Ya setiap Ketua KPPS sudah memiliki akun-akun sendiri. Di Si Rekap itu untuk back up saja, untuk pendampingnya. Tapi yang diutamakan tetap yang manual," jelasnya.

Pria berkacamata ini juga melanjutkan bahwa terkait aplikasi Si Rekap yang memiliki KPPS di masing-masing TPS. Hal itu untuk mempermudah dan mempercepat rekapitulasi suara di Pilkada Kabupaten Malang 2020.

"Iya hanya KPPS, orang umum tidak bisa. Itu kan untuk menyimpan hasil secara digital saja. Berfungsi untuk publikasinya. Meskipun toh nanti juga di publikasikan hasilnya," terangnya.

Lanjut Dika bahwa untuk pengaplikasian aplikasi Si Rekap, hanya dengan melakukan foto hasil rekapitulasi suara di masing-masing TPS yang selanjutnya dikirimkan dan diterima oleh KPU Kabupaten Malang secara otomatis.

"Prinsip utamanya, Si Rekap itu rekapitulasi biasa cuma menggunakan digital, itu (hasil rekapitulasi, red) difoto terus hasilnya secara online bisa diakses. Itu nanti akan dibuka. Difoto," jelasnya.

Baca Juga : Sisir Area Utara, Bawaslu Tertibkan 58 APK Paslon

Si Rekap sendiri pada dasarnya di katakan oleh Dika bahwa juga seperti real count. Karena hasil yang diserahkan berdasarkan rekapitulasi suara yang telah dilakukan secara manual di masing-masing TPS.

"Manual dan Si Rekap harus sama hasilnya. Karena si rekap itu langsung mencatat, seperti real count juga. Penghitungan fakta lapangan, jadi bukan sampling. Si rekap itu sebenarnya sistem rekapitulasi yang kemudian diinput secara digital," ujarnya.

Sementara itu, disinggung mengenai target jam selesainya penghitungan rekapitulasi suara di masing-masing TPS yang juga telah dibantu dengan adanya aplikasi Si Rekap, Dika mengatakan bahwa pihaknya tidak mentargetkan jam selesai.

"Kalau di kita tidak mentargetkan jam ya. Tetap di tanggal 9 desember pasti akan selesai. Kan jumlah yang dihitung, tidak sebanyak yang sebelumnya. Maksimal kan setiap TPS 500 suara," katanya.

Semua proses tersebut bakal berjalan setelah proses pemungutan suara di masing-masing TPS dilakukan yang pada hari ini Rabu (9/12/2020) mulai pukul 07.00 WIB TPS telah dibuka dan ditutup pada pukul 13.00 WIB.

Topik
Pilkada Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru