Jelang Pencoblosan, BBHAR Akan Standby di Kantor DPC PDI P Kabupaten Malang 

Dec 08, 2020 16:57
Ketua Tim Kampanye Malang Makmur, Darmadi didampingi BBHAR DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Selasa (8/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Ketua Tim Kampanye Malang Makmur, Darmadi didampingi BBHAR DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Selasa (8/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Menjelang hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember, Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PDI Perjuangan Kabupaten Malang, akan selalu standby menerima laporan dari para tim pemenangan di lapangan. 

Terkait tempat standby-nya sendiri akan bertempat di posko pemenangan dari pasangan calon (paslon) Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi), yakni di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang. 

Baca Juga : BBHAR PDI P Kabupaten Malang Laporkan Kampanye Hitam ke Polres Malang

Ketua BBHAR DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Agus Subyantoro, mengungkapkan, standby atau kesiapsiagaan ini bertujuan agar dapat bergerak cepat untuk menangani masalah. 

"Tujuannya, agar bisa bergerak sewaktu-sewaktu saat ditemukan adanya tindakan yang mengarah pada pelanggaran. Menurut pantauan BBHAR di lapangan saat ini sudah ditemukan adanya indikasi-indikasi pelanggaran tersebut," ungkapnya ketika ditemui di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Selasa (8/12/2020). 

Maka dari itu, pihaknya terus standby di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang dengan pergantian beberapa personel dalam setiap waktu. Agus menyebut, personel dalam BBHAR yang standby terdapat 6 orang dan bergantian 3 orang. 

"Personelnya ada 6 orang dan bergantian 3 orang. Selama tiga hari berturut-turut. Pada H-1, Hari H dan H+1," ujarnya. 

Sedangkan untuk tahapan pengawasan terhadap pergerakan dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020, disampaikan Agus, hal tersebut akan dilakukan bersama dengan Ketua PAC (Pengurus Anak Cabang) yang tersebar di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Malang. 

"Pantauan dan pengawasan di lapangan dilakukan oleh Ketua PAC dan tim pemenangan di Kecamatan. Koordinasi juga tidak pernah putus," terangnya. 

Baca Juga : Charta Politika Rilis Hasil Survei: Elektabilitas SanDi 44,5%, LaDub 35,4%, HC-GH 11,0%

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Malang Makmur yang mengusung Paslon SanDi Darmadi, menjelaskan, bahwa pembagian tugas tersebut dilakukan karena sudah mulai bermunculan kecurangan dan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab. 

Sedangkan untuk standby-nya BBHAR memang sengaja ditempatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, karena di kantor tersebut merupakan pusat kendali tim Paslon SanDi. 

"Karena di sini sebagai pusat kendali tim pemenangan. Maka standby ini dimaksudkan untuk bisa memantau pergerakan. Terutama pergerakan yang berpotensi dapat merugikan SanDi dengan cara yang inkonstitusional," pungkasnya.

Topik
bbhar pdi perjuanganPDI Perjuangan Kabupaten MalangPilkada Kabupaten Malang 2020berita kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru