Plt Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara saat menjelaskan potensi PPJ Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Plt Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara saat menjelaskan potensi PPJ Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - PPJ (pajak penerangan jalan) diproyeksikan bakal menyumbang PAD (pendapatan asli daerah) tertinggi di sektor pajak daerah di Kabupaten Malang. 

 Made Arya Wedhantara selaku plt (pelaksana tugas) kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang mengatakan, sektor PPJ diproyeksikan bakal menyumbang PAD hingga lebih dari Rp 77,2 miliar. ”Jika dibandingkan dengan sektor pajak daerah lainnya, target PPJ paling tinggi. Tahun ini PPJ ditarget Rp 77,2 miliar,” ungkapnya.

Baca Juga : Lampaui Target, Pajak Restoran Sumbang PAD Kabupaten Malang Rp 6,3 Miliar

Sekadar diketahui, dari data yang dihimpun Bapenda Kabupaten Malang, target PPJ tahun ini dipatok Rp 77.298.000.000 . Target tersebut paling tinggi jika dibandingkan dengan 9 sektor pajak daerah lainnya yang dikelola oleh Bapenda Kabupaten Malang.

Kesembilan sektor pajak yang dimaksud tersebut meliputi pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, mineral bukan logam dan batuan (minerba), parkir, air bawah tanah, BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan), serta PBB (pajak bumi dan bangunan).

”Hingga akhir bulan kemarin (November 2020) target pajak daerah di sektor PPJ sudah terealisasi lebih dari 93 persen,” ungkap Made.

Jika dinominalkan, target yang sudah terealisasi lebih dari 93 persen tersebut setara dengan Rp 72.279.886.881 . Artinya targetnya masih kurang Rp 5.018.113.119 .

”Apabila melihat sisa waktu yang masih ada sekitar 1 bulan ke depan, kami (Bapenda) optimistis target PPJ bisa terealisasi,” terangnya.

Apa yang disampaikan Made tersebut, sepertinya sesuai dengan potensi pajak daerah disektor PPJ. Sebab, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, yakni pada bulan November 2020 lalu PPJ mendulang pendapatan mencapai Rp 6.427.895.476 .

”Jika bulan ini (Desember 2020) PPJ mampu memperoleh pendapatan seperti bulan kemarin, maka targetnya dipastikan bisa terpenuhi. Bahkan bisa surplus dari target yang sudah ditentukan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga : Setoran Pajak Hotel Lampaui Target, Sumbang PAD Kabupaten Malang Rp 1,7 Miliar

Apabila di flash back, PPJ memang menjadi salah satu sektor pajak daerah yang langganan surplus. Pada tahun 2019 lalu, target PPJ dipatok Rp 78.650.000.000.

Dari target tersebut, Bapenda Kabupaten Malang mampu merealisasi di angka Rp 81.326.480.971 . Artinya surplus mencapai Rp 2.676.480.971 .

”Adanya pandemi covid-19 membuat kebanyakan target pajak daerah mengalami penyesuaian, namun untuk PPJ tidak terlalu terdampak dengan adanya status pandemi ini. Harapannya sektor PPJ masih bisa surplus seperti tahun kemarin (2019), surplus sekitar 3 persen dari target yang sudah ditentukan,” ungkapnya.