Tumpukan sampah dari hasil normalisasi saluran drainase di kawasan Jalan Soekarno- Hatta Malang. (DPUPRPKP for MalangTIMES)
Tumpukan sampah dari hasil normalisasi saluran drainase di kawasan Jalan Soekarno- Hatta Malang. (DPUPRPKP for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Curah hujan deras yang mengguyur Kota Malang kemarin (29/11/2020) membuat Satgas Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) hari ini (30/11/2020) kembali melakukan normalisasi saluran air. Kali ini normalisasi menyasar saluran di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Para personel Satgas DPUPRPKP melakukan normalisasi saluran air tepatnya di depan Warung Ayam Bawang Cak Per. Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas DPUPRPKP lagi-lagi mendapati tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Tak pelak, saat hujan deras kemarin, air  meluap hingga meluber ke jalan akibat sumbatan sampah itu.

Baca Juga : Mulai "Pemanasan", Bapenda Kota Malang Kembali Gencarkan Operasi Sadar Pajak

 

Mirisnya, bukan hanya sampah botol-botol maupun plastik yang menyumbat  saluran air. Ada juga sampah rumah tangga berupa bantal hingga guling. 

Kondisi itu sangat disayangkan. Pasalnya, saluran air yang semestinya bisa menampung air saat hujan malah penuh dan tersumbat oleh sampah-sampah tersebut.

Hari Widodo, koordinator Satgas DPUPRPKP Kota Malang, mengatakan, saat personel Satgas DPUPRPKP tiba, memang didapati tumpukan sampah  di saluran air. Aliran air pun terlihat terhenti. Dari situ, personel satgas kemudian secara bergantian mengeruk sampah-sampah tersebut  ke atas.

“Kami keruk dengan peralata. Ya mulai dari sampah plastik, kayu, botol-botol, hingga bantal dan guling tadi sempat ditemukan,” ungkapnya.

Setelah sampah-sampah diangkat sedikit demi sedikit, air masih belum bisa mengalir. Sebab, sampah tak hanya menyumbat  bagian luar saluran air, namun juga gorong-gorong dalam saluran.

"Kami dorong pakai tongkat panjang. Akhirnya sedikit demi sedikit air kemudian bisa mengalir dan kembali lancar," beber Hari Widodo.

Baca Juga : Luhut Panjaitan Ditunjuk sebagai Menteri KKP, Warganet: Lord Luhut di Atas Segalanya

 

Dalam kesempatan tersebut, satgas tak lupa mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, seperti diketahui, dampak membuang sampah sembarang sangat besar. Hal itu merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Sekali saja buang sampah ke saluran drainase, dampaknya luas. Kami harapkan kesadaran masyarakat terus tumbuh,” pungkasnya.