14 Pasien Konfirmasi Positif, Dusun Gangsiran Tlekung Terapkan PSBL

Nov 28, 2020 19:05
Linmas bersama TNI saat menjaga check point di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Linmas bersama TNI saat menjaga check point di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pasien konfirm Covid-19 khususnya di Desa Tlekung mencapai 14 orang. Untuk menekan penyebaran Covid-19, Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) dilaksanakan khususnya di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo.

PSBL itu dilakukan untuk kedua kalinya di wilayah Kecamatan Junrejo. Sebelumnya PSBL itu telah dilakukan di Desa Mojorejo beberapa saat lalu. “PSBL hanya dilakukan di Dusun Gangsiran saja,” kata Camat Junrejo, Bambang Hari Sulian.

Baca Juga : Tiga Puskesmas Bersaing di KIP Award Kota Malang 2020

PSBL itu mulai dilaksanakan sejak Jumat (27/11/2020) malam hingga Sabtu (5/12/2020) mendatang. 

“Kebijakan ini diambil untuk menekan atau menghambat penyebaran konfirmasi positif Covid-19,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kebijakan PSBL itu dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Desa Tlekung khususnya di Dusun Gangsiran. 

“Tercatat setelah dilakukan tracing saat itu sudah 14 pasien terkonfirmasi positif dan 6 pasien positif meninggal dunia,” terang mantan Sekretaris Kecamatan Bumiaji ini.

Bertambahnya pasien positif itu, lanjutnya, bermula terdapat warga yang meninggal dunia karena sakit di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung. Kemudian dilakukan pemakaman dengan cara biasa oleh warga sekitar.

“Lalu ada tahlil, ternyata yang meninggal itu di-swab hasilnya positif. Kemudian setelah itu ada dua orang lagi meninggal dunia,” katanya.

Setelah diketahui terdapat dua warga yang meninggal dunia di sana, tracing pun dilaksanakan. Hasilnya terdapat 14 pasien konfirm positif. 

Baca Juga : Tambah 4 Kasus Positif, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kabupaten Malang Tembus 1.000

“Semoga ini jadi PSBL untuk pertama dan terakhir di Desa Tlekung. Semoga PSBL bisa menekan penyebaran Covid-19,” harap Bambang. 

Dalam PSBL ini diberlakuan check point di setiap portal dan penyemprotan disinfektan oleh petugas Linmas.

Lalu RT/RW bertugas menginformasikan atau mengimbau kepada masyarakat untuk pemberlakuan PSBL. Selain itu masyarakat juga diimbau tetap menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air mengalir).

 

Topik
covid 19 kota batuBerita Covid 19Desa Tlekung Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru