Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Malang Sjaichul Ghulam saat berziarah kubur dan menaburkan bunga di makam Ki Ageng Gribig, Sabtu (28/11/2020). (Foto: Humas Protokol Kab. Malang) 
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Malang Sjaichul Ghulam saat berziarah kubur dan menaburkan bunga di makam Ki Ageng Gribig, Sabtu (28/11/2020). (Foto: Humas Protokol Kab. Malang) 

MALANGTIMES - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-1.260 Kabupaten Malang pada  28 November 2020 diawali dengan ziarah kubur ke makam Ki Ageng Gribig. Ziarah itu dilakukan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Malang Sjaichul Ghulam, Sabtu (28/11/2020). 

Di makam Ki Ageng Gribig,  Ghulam yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, dan jajaran pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) Kabupaten Malang, memanjatkan doa bersama dan tabur bunga. Ki Ageng Gribig sendiri merupakan pendiri cikal bakal Kabupaten Malang. 

Selain berziarah ke makam Ki Ageng Gribig, Ghulam bersama rombongan juga melakukan ziarah kubur ke beberapa makam mantan bupati Malang di kompleks pemakaman yang berada di Jalan Ki Ageng Gribig, Madyopuro, Kota Malang. 

Ghulam mengatakan, kegiatan ziarah ke makam Ki Ageng Gribig ini merupakan suatu gerakan hati agar selalu mengingat perjuangan para pendahulu yang pernah berjasa membangun Kabupaten Malang. 

"Semuanya ada d siini (pemakaman Ki Ageng Gribig, red). Diyakini atau tidak, beliau semua hidup dengan amalnya. Sehingga tinggal kita sebagai generasi penerus bisa tidak seperti beliau, hidup dengan amal. Kabupaten Malang bisa menjadi seperti ini merupakan perjuangan beliaunya hingga sudah berusia 1.260 tahun," katanya.

Pria yang akrab disapa Abi ini berharap agar sebagai generasi penerus bangsa agar dapat mengenang dan mengikuti suri tauladan para pendahulu yang telah berjasa mendirikan dan membangun Kabupaten Malang. 

Dalam ziarah kubur itu, Abi mengawali dengan pembacaan tahlil dan memanjatkan doa di samping makam Ki Ageng Gribig.  Selanjutnya dia juga berziarah ke makam bupati Malang pertama, yakni Raden Tumenggung Notodiningrat I, Bupati Malang kedua Raden Ario Adipati Notodiningrat II, dan Bupati Malang ketiga  Raden Ario Notodiningrat III. 

Selain di komplek pemakaman Ki Ageng Gribig, ziarah kubur juga dilakukan ke mantan bupati Malang lainnya yang tersebar di pemakaman Kasin, Samaan, Taman Makam Pahlawan Suropati, dan Kalirejo Lawang. 

Di pemakaman Kasin terdapat makam Bupati Malang ke-12 Moch. Sun'an dan Bupati Malang ke-13  H.R. Suwignyo. Sedangkan di pemakaman Samaan terdapat makam Bupati Malang ke-17 Mohammad Ibnu Rubianto. 

Sementara, di Taman Makam Pahlawan Suropati Kota Malang terdapat makam Bupati Malang ke-10 Mas Djapan Notobudoyo dan makam Bupati Malang ke-14 Edi Slamet. Sedangkan  yang di pemakaman Kalirejo, Lawang, terdapat makam Bupati Malang ke-9 Mas Ngabehi Soentoro. 

"Jadi, ini mengalir. Yang masih hidup ngasih bunga dan doa. Manusia semua akan mati. Hanya tiga perkara yang ditinggalkan, yakni ilmu bermanfaat, amal jariyah, dan anak soleh mendoakan kedua orang tuanya," jelasnya. 

Abi juga berharap dan mendoakan agar seluruh pejuang pendahulu yang telah mendirikam dan bersusah payah membangun Kabupaten Malang diterima segala amal perbuatannya oleh Allah SWT.  "Kita semua berkumpul di sini untuk menghargai jasa-jasa beliau semua. Mudah-mudahan beliau semua yang dimakamkan di sini amalnya diterima Allah SWT,"  tutupnya.