Optimalkan Medsos untuk Publikasi dan Informasi, Puskesmas Pandanwangi Masuk Nominasi KIP

Nov 27, 2020 19:26
Suasana pemaparan KIP dari Puskesmas Pandanwangi. (Foto: Dokumentasi Puskesmas Pandanwangi).
Suasana pemaparan KIP dari Puskesmas Pandanwangi. (Foto: Dokumentasi Puskesmas Pandanwangi).

MALANGTIMES - Ajang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Kota Malang 2020 membawa Puskesmas Pandanwangi menjadi salah satu nominator di bidang layanan kesehatan.

Selama ini memang beragam sistem pelayanan dan informasi kesehatan ditonjolkan untuk bisa diakses masyarakat, khususnya di wilayah lingkup kerja Puskesmas Pandanwangi.

Baca Juga : Tiga Puskesmas Bersaing di KIP Award Kota Malang 2020

Kepala Puskesmas Pandanwangi dr Sri Purwani mengatakan ada atau tidaknya ajang KIP tetap menjadikan Puskesmas Pandanwangi untuk memenuhi informasi pelayanan secara terbuka kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan di semua media sosial, seperti Facebook, Instagram, hingga Youtube. Mulai dari profil puskesmas, kegiatan, inovasi dan segala bentuk informasi terkait dengan kesehatan.

"Yang kami ingin wujudkan itu bahwa Puskesmas Pandanwangi sudah melaksanakan keterbukaan informasi publik. Tapi memang, poin-poin yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat sebagai ketebukaan informasi publik itu kami upload semua, mulai dari profil puskesmas, kegiatan apa saja, prestasi puskesmas apa saja yang sudah pernah dicapai, sampai capaian kinerja kami juga," jelasnya.

Sistem pelayanan dengan media digitalisasi ini sudah dilakukan sejak sebelum pandemi covid-19. Namun, saat ini hal itu lebih digencarkan dengan menambah progam-program baru. Termasuk memaksimalkan media sosial tak hanya sekadar berisi informasi program, melainkan juga metode mengedukasi masyaramat berbasis online.

"Karena pandemi ini, pemanfaatannya semakin meningkat dan semakin kami insentifkan. Kalau yang dulu kami upload di Instagram ya informasi-informasi tentang program puskesmas, jam layanan, konsultasi online. Nah, di era pandemi ini, kami tambah dengan penyampaian informasi edukasi," imbuhnya.

Cara tersebut dilakukan dengan memaksimalkam platform live Instagram. Setiap satu minggu sekali petugas kesehatan, yakni hari Jumat, pukul 09.00 akan memberikan informasi seputar kesehatan. Mulai dari informasi KIA (kesehatan ibu dan nak), kesehatan gizi, pelayanan gigi, dan masih banyak lainnya.

Baca Juga : Anak-Anak SD Jalani Imunisasi Difteri di Tengah Pandemi Covid-19

"Jadi, itu untuk program-program dan isu-isu terkini di bidang kesehatan lewat live Instagram. Kalau dulu kan nggak pernah," terang Sri Purwani.

Lebih jauh, survei kepuasan pengunjung juga dilakukan dengan sistem online. Pihaknya menggunakan Google form untuk mempermudah pengunjung memberikan saran ataupun kritikan terhadap pelayanan puskesmas.

"Satu lagi, itu kami untuk survei kepuasan masyarakat. Terus survei-survei yang lain terkait program kami itu kami lakukan lewat Google form," ucapnya.

Sebagai informasi, Puskesmas Pandanwangi bersaing dengan dua puskesmas lainnya dalam ajang KIP Award Kota Malang 2020. Yakni, Puskesmas Janti dan Puskesmas Ciptomulyo.

Topik
Keterbukaan Informasi PublikKota MalangPuskesmas Pandanwangibidang layanan kesehatan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru