Masuk Nominasi KIP, Puskesmas Janti Punya Sistem Aduan dengan Scan Barcode

Nov 27, 2020 16:33
Suasana pemaparan KIP dari Puskesmas Janti. (Foto: Dokumentasi Puskesmas Janti).
Suasana pemaparan KIP dari Puskesmas Janti. (Foto: Dokumentasi Puskesmas Janti).

MALANGTIMES - Berbagai layanan informasi publik dihadirkan lembaga penyedia layanan kesehatan untuk mempermudah akses penggunanya. Langkah ini dilakukan sekaligus sebagai bentuk Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Puskesmas Janti salah satunya yang turut menjadi salah satu nominator di Ajang KIP Kota Malang 2020 dalam bidang kesehatan. Tak sekedar menghadirkan berbagai informasi dan program-program puskesmas melalui website, namun Puskesmas Janti memberikan kemudahan bagi pengunjung dalam layanan pengaduan. Layanan pengaduan tersebut mudah, sebab pengunjung cukup memakai scan barcode yang tersebar di setiap titik sudut puskesmas.

Baca Juga : Tiga Puskesmas Bersaing di KIP Award Kota Malang 2020

Kepala Puskesmas Janti Endang Listyowati, SKepNs MMKes menyatakan melalui cara ini sebagai upaya untuk meminimalisir adanya kontak langsung. Yang dalam hal ini melibatkan kertas dan bolpoin, terlebih di masa pandemi Covid-19 akses kontak langsung juga dibatasi.

"Yang terbaru inovasi di masa pandemi ini kita bedah di sudut ruangan sudah tertempel scan barcode. Sehingga aduan online dan aduan kepuasan masyarakat dilakukan online. Jadi pasien nggak usah menulis lagi. Meminimalisir terkait kontak dengan kertas maupun bolpoin," terangnya.

Tak hanya sistem aduan online, untuk memaksimalkan pelayanan juga dihadirkan di website program PTM (Penyakit Tidak Menular) yang terkoneksi dengan setiap Kelurahan di bawah naungan Puskesmas Janti. Sehingga, masyarakat akan mudah mengaksesnya baik itu terkait jam pelayanan, konsultasi, hingga antrean online.

"Dalam program PTM itu kita punya Link di masing-masing kelurahan bisa update infonya di situ. Terkait pasien antrean online, terkait Fasilitasi dokter PTM, terkait konsultasi satu pintu yang dilaksanakan oleh dokter dan beberapa program jadi satu," terangnya.

Berkaitan dengan KIP menurut Endang, di Puskesmas Janti semua sistemnya telah terkoneksi. Antara website dengan media sosial sosial mulai dari Instagram, Facebook, Twitter, hingga Youtube.

Baca Juga : Anak-Anak SD Jalani Imunisasi Difteri di Tengah Pandemi Covid-19

"Jadi tinggal buka website kami, nanti nge-Link di semua medsos. Kemudian kita juga Link terkait sistem informasi pelaksanaan rencana pengadaan, dan yang lainnya," ungkapnya.

Lebih jauh, saat ini untuk KIP di Puskesmas Janti terus diupayakan agar memenuhi segala kebutuhan dari masyarakat. Karenanya, pengembangan-pengembangan layanan informasi dan edukasi berbasis digital juga terus dimaksimalkan.

"Keterbukaan informasi publik itu ada komitmennya apa, pengembangannya bagaimana, rencana ke depan seperti apa, dan kondisi saat ini. Yang penting untuk info publik masyarakat butuh keterbukaan itu semua ada di website kami," pungkasnya.

Topik
Puskesmas JantiDinas Kesehatan kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru