Warga Kota Batu Komentar Lecehkan TNI, Ternyata Pernah Lakukan Hal Serupa

Nov 27, 2020 15:45
Prajurit TNI menertibkan spanduk tidak berizin saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta beberapa saat lalu. (Foto: ANTARA Foto)
Prajurit TNI menertibkan spanduk tidak berizin saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta beberapa saat lalu. (Foto: ANTARA Foto)

MALANGTIMES - Syaiful Imam warga Dusun Tinjumoyo, Desa Sidomulyo seorang yang telah berkomentar penghinaan terhadap TNI melalui akun facebooknya kini sedang diamankan di Polres Batu. Ternyata ini bukan kali pertamanya ia frontal.

Ia sudah beberapa kali berkomentar dengan kalimat frontal di sosial media facebooknya.

Baca Juga : Dalami Kasus Investasi Bodong, Polres Malang Koordinasi dengan OJK dan BRI Syariah Malang

“Sering komen mengkritik seperti kepada pemerintahan dan sebagainya seringnya begitu. Kejadian ini ke dua kalinya bulan berapa itu bermasalah dengan salah satu organisasi masyarakat,” ucap Ketua RT 02, Rw 04, Dusun Tinjumoyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Supa’at.

Mengetahui komentar pedas Syaiful Imam, organisasi masyarakat itu pun langsung mendatangi rumahnya. Kemudian langsung dibicarakan secara kekeluargaan, sehingga tidak sampai ranah hukum.

“Gak tau komen apa langsung nyerang Imam, dan pihak desa gak tau. Karena langsung minta keterangan ke Imam dan damai secara kekeluargaan. Kejadian sebelum ada pandemi Covid-19,” tambahnya sata ditemui di rumahnya.

Hanya saja yang mencuat baru komentar Syaiful Imam yang melecehkan TNI. Padahal semula komentarnya itu langsung mendapatkan respon dari teman-temannya agar segera dihapus. Sayangnya meski telah dihapus ternyata sudah menyebar luas, dan diketahui banyak warganet.

Supa’at pun mengakui jika memang Syaiful Imam sering aktif di facebooknya menuliskan kometar-komentar yang frontal. “Kata istrinya juga mungkin ini bisa jadi pelajaran supaya di kemudian hari tidak mengulangi kesalahan yang sama,” jelasnya, Jumat (27/11/2020).

Sementara itu diberitakan, Syaiful Imam diamankan oleh Polres Batu lantaran adanya laporan masyarakat karena komentarnya yang menghina TNI. Dan ia pun telah mengakui jika tindakannya murni dari hati nuraninya.

Baca Juga : Tersangka Pengeroyokan terhadap TNI oleh Kelompok Moge Bertambah, Kini Jadi 5 Orang

Komentar itu dilayangkan lantaran dirasa sakit hatinya terhadap sebuah video pencopotan baleho bergambar Habib Rizieq beberapa saat lalu.  

”TNI sekarang jadi murahan, lemah, berani nurunin baleho saja (emoticon tertawa). Garda terdepan serasa Banci sama OPM gak berani, rakyat baru bisa berdiri. Panglimanya yg baru bikin TNI seperti an**ng kurap,“ tulis Syaiful Imam lewat akun Facebook miliknya.

 

Topik
pelecehan terhadap TNI

Berita Lainnya

Berita

Terbaru