Proses evakuasi korban gantung diri (istimewa)
Proses evakuasi korban gantung diri (istimewa)

MALANGTIMES - Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Rabu (26/11/2020) kemarin digegerkan dengan adanya seorang pria yang diduga korban Bullying kemudian gantung diri dengan selendang merah.

Dari laporan yang diterima media ini, korban gantung diri itu adalah Siswanto (44) warga desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit. Tampak ia gantung diri di salah satu batang pohon jati menggunakan selendang berwarna merah.

Baca Juga : Jadi Panutan, Ini Pesan Terakhir Hari Sasongko sebelum Tutup Usia kepada Paslon SanDi

Kasubag Humas Polres Malang, Iptu Bagus Wijanarko mengatakan aksi nekat yang dilakukan korban diduga akibat depresi karena memikirkan kasus yang dialaminya. "Kemungkinan besar, korban depresi karena ketakutan dari kasus yang menjerat korban sebelumnya, yakni pencabulan anak usia dini," kata Iptu Bagus.

Lanjut Iptu Bagus Wijanarjo, korban statusnya baru saja keluar dari tahanan 5 bulan yang lalu atas kasus pencabulan terhadap anak usia dini. "Sehingga orang-orang di sekitarnya mungkin mem-Bully sampai korban depresi," ujarnya.

Untuk kronologi aksi gantung diri yang dilakukan korban tersebut bermula saat korban berpamitan ke salah satu tetangga rumahnya untuk mencari bunga di kawasan perbukitan Prangas pada Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Setelah warga setempat mencari-cari selama 2 hari, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan gantung diri Rabu (25/11/2020) kemarin pada pukul 15.30 WIB," ungkapnya.

Baca Juga : Kritis Selama Lima Hari, Ketua Tim Pemenangan SanDi Meninggal Dunia

Setelah diketahui, warga melaporkan hal tersebut kepada Polsek setempat dan kemudian dilakukan evakuasi bersama PMI Kabupaten Malang.