Kondisi saat para alumni santri Ponpes Sidogiri, Pasuruan saat mengadakan istighosah dan doa bersama di kediaman Sanusi, Rabu (25/11/2020). (Foto: Dok. JatimTimes) 
Kondisi saat para alumni santri Ponpes Sidogiri, Pasuruan saat mengadakan istighosah dan doa bersama di kediaman Sanusi, Rabu (25/11/2020). (Foto: Dok. JatimTimes) 

MALANGTIMES - Puluhan masyayikh dan kyai alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri berkumpul dan menyatakan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut satu yakni Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) pada momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020. 

Pernyataan dukungan tersebut dilakukan saat usai pelaksanaan istighosah dan doa bersama di kediaman Calon Bupati Malang nomor urut satu yakni Sanusi di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Rabu (25/11/2020).

Salah satu alumni Ponpes Sidogiri yang terlibat dalam pernyataan dukungan kepada paslon SanDi yakni Gus Ali Ridho yang juga merupakam salah satu pengasuh Ponpes Hidayatur Ridwan, Wonokerto, Bantur mengatakan bahwa Abah Sanusi juga cukup baik. 

"Kami mendukung SanDi. Alumni Sidogiri siap memenangkan Abah Sanusi. Selama memimpin Kabupaten Malang, Abah Sanusi juga cukup baik," ungkapnya ketika dikonfirmasi pewarta, Kamis (26/11/2020). 

Selain itu, menurut Gus Ali Ridho, jika dilihat dari program-program kerja dari paslon SanDi yang telah dikampanyekan terlihat lebih pro kepada kepentingan rakyat dan kemaslahatan umat. 

"Program-program kerja beliau jika terpilih nanti kami lihat lebih pro rakyat dan kemasalahatan umat," terangnya. 

Disampaikan oleh Gus Ali Ridho bahwa dalam acara istighosah juga dilakukan doa bersama untuk kemenangan paslon SanDi dan arwah dari para almarhum empat kader PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang telah meninggalkan kita semua. 

"Istighosah dan doa bersama ini kita lakukan agar pelaksanaan Pilkada Kabupaten Malang berjalan aman, damai dan lancar. Termasuk kita doakan 4 kader PDIP yang meninggal dunia semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT," jelasnya. 

Pada acara istighosah dan doa bersama tersebut, tampak puluhan masyayikh yang merupakan alumni santri dari Ponpes Sidogiri yang berkumpul di kediaman Sanusi di Gondanglegi dan salah satunya merupakan pengasuh Ponpes Sidogiri yakni KH. Abdullah Siroj. 

Selain itu terdapat alumni santri Ponpes Sidogiri dan simpatisan paslon SanDi, di antaranya KH. Thoriq Bin Ziyad pengasuh Ponpes Babussalam-Pagelaran, KH. Qosim Siddiq dari Ponpes Nurul Hidayah-Bantur, KH. Sufyan Tempursari-Gunung Kawi, KH. Fais dari Ponpes Nurul Ikhsan-Gedangan, KH. Muslih dari Ponpes Baitil Maghfiroh-Sumnermanjing Wetan. 

Selain itu juga terdapat Gus Ali Ridho dari Ponpes Hidayatur Ridwan-Bantur, Ustadz Malik dari Ponpes Sirojul Munir-Tajinan, Gus Abdul Mutholib dari Ponpes Al-Falah Sumberbening-Bantur, Gus Sarofudin Gunung Sari-Tajinan, Ustadz Saifuddin Zuhdi Sidomulyo-Sumbermanjing Wetan, Ustadz Abdul Aziz Brongkal-Pagelaran, Ustadz Jakfar Sidorejo-Pagelaran, Gus Huri Dampit.

Serta juga terdapat KH. Nasihuddin dari Ponpes Roudlatul Ulum 1 Ganjaran-Gondanglegi dan KH. Nasrul dari Ponpes Darun Najah-Bululawang, KH. Bahrowi Sumberjo-Gedangan dan KH. Dhofir Desa Sempol-Pagak.