Mayunita Nurlaila (kanan) saat berswafoto Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Foto: istimewa)
Mayunita Nurlaila (kanan) saat berswafoto Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Memperingati Hari Guru Nasional di tengah pandemi Covid-19, sebuah prestasi yang membanggakan hadir dari Kota Batu. Prestasi itu berhasil diraih oleh Mayunita Nurlaila Kepala Sekolah TK Dahlia 01, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Prestasi yang diraih itu adalah peserta terbaik kategori Kepala TK Inovatif dan Inspiratif pada Masa Pandemi tingkat nasional dalam rangka Hari Guru Nasional tahun 2020 yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini, Republik Indonesia.

Baca Juga : Pemkot Batu Konsisten Beri Beasiswa Warganya di Jenjang Perguruan Tinggi, Kuota Penerima Bertambah

Ia berhasil meraih prestasi tersebut melalui ide kreatifnya yakni gagasan pembelajaran berbentuk ‘Kuiz Pandemi Kembalikan Semangat Edukasi’.

Mayunita mengatakan, program yang dibuat supaya wali muridnya yang kerepotan mendampingi anak-anak mereka belajar selama pandemi Covid-19 tetap semangat. Karena khususnya peran ibu yang memiliki suasana bahagia dan ceria mampu  membangkitkan semangat anak-anak selama belajar di rumah.

“Program ini sebuah konsep seperti kuis untuk menyegarkan otak ibu-ibu, bagaimana supaya gak stres saat mendampingi anak-anaknya belajar dari rumah,” ungkapnya. 

Dalam program itu digambarkan dalam sebuah video berdurasi selama 7 menit. Kuis itu diberikan melalui WhatsApp dengan memanfaatkan fasilitas voice note. Kemudian diberikan pertanyaan sangat sederhana, seperti jenis-jenis sayuran sop. Dan beragam pertanyaan yang mudah untuk dijawab oleh ibu dan anak. 

Ia pun tidak menyangka ide gagasannya itu bisa masuk 10 besar. Sebab selama presentasi dalam kurun waktu 30 menit tidak banyak diberi pertanyaan oleh dewan juri. 

Baca Juga : Penilaian Akhir Semester SD Kota Malang Digelar Daring

“Saat keluar dari ruangan presentasi saya langsung nangis,” jelasnya .

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 tidak ingin menyurutkan niatnya agar anak didik  terus menunjukkan perkembangan dalam setiap pembelajarannya. Sehingga peran ibu khususnya, sangat penting dalam mendukung belajar dari rumah.