Kampanye di Lawang, Paslon SanDi Tekankan Program One Village One Product

Nov 25, 2020 18:44
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi saat mengenakan batik pemberian para pengrajin batik tulis ketika berkampanye di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang (Foto: Istimewa)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi saat mengenakan batik pemberian para pengrajin batik tulis ketika berkampanye di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Paslon SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) kembali melakukan kampanye dengan metode turun langsung ke lapangan untuk menyapa warga. Hari ini (Rabu 25/11/2020) kampanye yang dilakukan pasangan nomor urut 1 ini, menyasar wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Calon Bupati Malang, Sanusi kembali menekankan kepada warga setempat untuk mengoptimalkan program One Village One Product, yang telah dicanangkan oleh paslon SanDi.

Baca Juga : Selain Siapkan Insentif, Paslon SanDi Juga Akan Kuliahkan Para Penghafal Al-Qur'an

”Kedepan yang harus kita gerakkan itu semacam ini, setiap daerah setiap desa ada masyarakat yang tampil untuk mengembangkan usaha, dengan mengajak masyarakat setempat untuk bisa bekerja,” ungkapnya.

Selain untuk meningkatkan perekonomian dan menekan angka kemiskinan, program One Village One Product ini juga masif dilakukan paslon SanDi, untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Malang.

”Sehingga nanti lowongan atau penanganan pengangguran bisa cepat terselesaikan di antaranya melalui wirausaha, gotong royong, dan bisa bekerja mandiri,” tegasnya.

Menurutnya, ada beberapa potensi yang sudah berjalan secara signifikan di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Salah satunya adalah pengrajin batik.

”Masyarakat sangat antusias dengan program-program pedesaan (One Village One Product). Di sini (Kecamatan Lawang) juga ada yang bergerak di sektor pengrajin batik,” ungkapnya. 

Sekedar informasi, saat mengunjungi pengrajin batik yang ada di Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Sanusi juga mendapat oleh-oleh batik tulis yang bergambar dirinya.

Mendapatkan penghargaan semacam ini, santri yang juga pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum ini, merasa tersanjung dan sangat mengapresiasi kegigihan para pengrajin yang ada di Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang tersebut.

Baca Juga : Masyarakat Kabupaten Malang Beragam, Paslon LaDub Komitmen Perkuat Kerukunan Beragama

”(Pengrajin batik di sini, red) bisa memperkerjakan sekitar 150 orang untuk home industri. Masing-masing warga dikumpulkan lalu dikoordinir oleh paguyuban batik, potensi semacam ini akan kita dukung agar bisa terus berkembang,” ungkapnya.

Selain potensi pengrajin batik, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menyempatkan diri untuk mengunjungi potensi jamur yang ada di Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

”Di sini (Kecamatan Lawang) juga ada potensi jamur yang sudah mempekerjakan sampai 15 orang, setiap hari mampu menghasilkan 2 hingga 3 kuintal (jamur),” ujarnya.

Melihat banyaknya potensi di Kabupaten Malang, khususnya yang ada di Kecamatan Lawang tersebut, politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini optimis program One Village One Product yang dicanangkan paslon SanDi, bisa dilaksanakan di seluruh wilayah di Kabupaten Malang.

”Sehingga dengan adanya program ini, bisa menghasilkan suatu pekerjaan yang dapat dilakukan secara gotong royong,” tukas politisi yang juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini.

Topik
Bapaslon SanDiPilkada Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru