Paslon SanDi Bakal Tingkatkan Gaji GTT di Kabupaten Malang

Nov 25, 2020 18:41
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kemeja putih) saat menyapa warga ketika kampanye di Kecamatan Lawang (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kemeja putih) saat menyapa warga ketika kampanye di Kecamatan Lawang (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jauh sebelum memperingati hari guru nasional yang jatuh pada 25 November 2020, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 1, yakni Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) mengaku siap memperjuangkan hak para guru yang ada di Kabupaten Malang.

Salah satu hak yang bakal diperjuangkan oleh kandidat yang memiliki tagline Malang Makmur ini, adalah menciptakan kesetaraan kesejahteraan terhadap gaji Guru Tidak Tetap (GTT).

Baca Juga : Selain Siapkan Insentif, Paslon SanDi Juga Akan Kuliahkan Para Penghafal Al-Qur'an

”Kebijakan bagi para guru, nanti akan kita sesuaikan dengan aturan pusat. Bagi guru GTT itu (gajinya, red) nanti akan kita sejajarkan dengan honorer yang lainnya,” ungkap Calon Bupati Malang Sanusi, saat ditemui awak media disela agenda kampanye di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (25/11/2020).

Penyetaraan gaji GTT bagi para pengajar SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri yang ada di Kabupaten Malang ini, diperkirakan Sanusi bakal mencapai nominal dikisaran Rp 2,5 juta.

”Bukan setara UMR (Upah Minimum Regional), tapi sesuai dengan gaji honorer yang lain. Nanti kita lihat dulu, kemungkinan kisarannya sekitar Rp 2,5 jutaan,” terang politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Selain untuk mengapresiasi jasa para GTT di Kabupaten Malang, penyetaraan gaji tersebut juga diharapkan bisa menjadi motivasi para pengajar dalam mendidik para muridnya.

Sanusi juga berharap, ke depan dengan adanya penyetaraan gaji tersebut, para GTT menjadi lebih semangat dan mampu merealisasikan target pribadi yang dipatok pria yang akrab disapa Abah Sanusi ini. Yakni para siswa di Kabupaten Malang memiliki nilai kelulusan yang tinggi.

”Kita minta untuk lebih ditingkatkan, sehingga nanti hasil kelulusan kita terukur dengan nilai rata-rata yang bisa mencapai 9,” ungkap santri yang juga pernah menimba ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum ini.

Baca Juga : Masyarakat Kabupaten Malang Beragam, Paslon LaDub Komitmen Perkuat Kerukunan Beragama

Jika target tersebut terealisasi, Abah Sanusi optimis SDM (Sumber Daya Manusia) warga Kabupaten Malang akan bisa bersaing dalam kancah persaingan gelobal.

”Saya berpesan pada para guru agar terus mengajar, mengabdi untuk negara dalam mencerdaskan kualitas bangsa, dan untuk meningkatkan sumber daya yang berkualitas. Agar nanti SDM di Kabupaten Malang bisa lebih berdaya saing di dunia gelobal, maupun di dalam dunia industri dan informasi,” tukas politisi yang juga pernah mengabdi sebagai guru ini.

 

Topik
cabup sanusiPaslon Sandikenaikan gaji gtt

Berita Lainnya

Berita

Terbaru