Petugas Damkar Kota Malang yang memadamkan api di lokasi kebakaran (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Petugas Damkar Kota Malang yang memadamkan api di lokasi kebakaran (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Rumah seorang Dosen PTN di Jalan Danau Ngebel III F5K1, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, nyaris hangus dilahap si jago merah. Insiden tersebut terjadi pada Rabu (25/11/2020), sekitar pukul 12.30 WIB.

Insiden tersebut terjadi saat korban, yakni Darius (57) tengah tertidur pulas di ruang tengah rumahnya. Saat itu muncul asap hitam dari rumah korban yang diketahui tetangga.

Baca Juga : Tiga Jembatan Putus, 85 KK Terisolasi di Desa Krisik Blitar Akibat Banjir Bandang

Sekretaris RT01, RW13 Bambang menjelaskan, jika saat itu, ia melihat terdapat asap hitam dari bagian rumah korban. Mengetahui hal tersebut, ia dan warga lainnya kemudian langsung menuju rumah korban dan segera membangunkan korban yang masih ada di dalam rumah.

"Saat di sana kemudian dibangunkan. Untungnya saat itu anak dan istri korban tidak ada di rumah, sedang keluar rumah," jelasnya.

Setelah itu, warga kemudian fokus pada api yang membakar ruang belakang rumah korban. Warga kemudian berupaya memadamkan api yang telah berkobar dengan peralatan seadanya. Namun, lantaran ditakutkan api bertambah membesar, Bambang kemudian menghubungi petugas Damkar Kota Malang.

Api saat itu, membakar area dapur dan ruang tengah serta membuat atap rumah korban juga hancur. Beberapa perabot juga ikut terbakar, mulai sofa, tv dan juga barang yang ada di dapur.

Setelah kami berupaya memadamkan sendiri, nggak lama petugas Damkar datang. Untungnya sebelum api membesar bisa dipadamkan lebih dulu. Setelah itu kembali lagi disemprot air oleh petugas untuk memastikan api benar-benar padam," bebernya.

Baca Juga : Lima Gunung di Jatim Terbakar, Gubernur Khofifah Minta Pesantren Salat Istisqa

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, menjelaskan, jika kebakaran tersebut diduga karena adanya korsleting listrik. Setelah mendapatkan laporan empat mobil Damkar segera diterjunkan ke lokasi.

"Ada 17 personel ke lokasi, berusaha memadamkan api. Sekitar 25 menitan api benar-benar bisa padam," pungkasnya.