Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji berjanji akan menemukan Aremania dengan Yayasan Aremania  saat terjadi aksi turun di jalan pada Senin 16 November 2020 lalu. Saat itu, Sutiaji berjanji akan menemukan kedua belah pihak bertemu dalam waktu satu minggu.

Namu upaya pertemuan kedua belah pihak tampaknya belum bisa direalisasikan tepat dalam waktu tujuh hari. Saat ini, Pemerintah Kota Malang masih berusaha menghubungi dan bertemu dengan pihak Yayasan Arema.

Baca Juga : MMGA Ingatkan Pemkot Malang atas Janji Telusuri Yayasan Arema 11 Agustus 1987

Sutiaji menerangkan, pekan lalu  Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto telah mendatangi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) untuk melakukan kroscek langsung mengenai status Yayasan Arema. Hasilnya, diketahui  banyak pengurus yang mengundurkan diri.

"Pengurus sudah banyak yang mengundurkan diri dan sudah diblokir Pak M. Nur. Mungkin ada kekhawatiran ada orang yang mendaftarkan di Yayasan Arema," katanya sebagaimana rekaman yang diunggah melalui akun resmi Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (25/11/2020).

Dari hasil pertemuan dengan Kemenkum HAM itu, sekda Kota Malang sudah berusaha bertemu dengan M. Nuh. Namun memang belum bisa bertemu. Sehingga, dalam waktu dekat diharapakan ada titik terang untuk pertemuan tersebut. "Insya Allah dalam waktu dekat kami akan informasikan lebih lanjut terkait dengan Yayasan Arema yang diketuai Pak M. Nur," ucapnya.

Dia pun berjanji akan mempertemukan Aremania dengan pengurus Yayasan Arema. Sehingga akan ada titik terang berkaitan dengan beberapa poin yang disampaikan oleh Aremania dalam aksi turun jalan yang dilakukan awal pekan lalu.

Sebelumnya, aksi yang dilakukan oleh ribuan Aremania di kawasan Balai Kota Malang pada Senin (16/11/2020) lalu salah satunya meminta agar pejabat DPRD dan wali kota Malang ikut membantu mencari dan mendatangkan para pengurus Yayasan Arema.

Baca Juga : Diterpa Dualisme, Arema FC Dikukuhkan sebagai Klub Profesional Pemilik Lisensi AFC

Aksi terdebut dilakukan salah satunya untuk menyelamatkan Yayasan Arema yang vakum setelah Arema terpecah menjadi dua sejak 2011 lalu menjadi Arema FC dan Arema Indonesia. Aremania ingin Arema kembali satu.