Melalui Program Insaf, Paslon SanDi Bakal Berikan Insentif ke Penghafal Alquran

Nov 24, 2020 19:04
Calon Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Didik Gatot Subroto (pegang mickrofon) saat menjelaskan program unggulan Malang Makmur disektor keagamaan, Insaf (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Calon Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Didik Gatot Subroto (pegang mickrofon) saat menjelaskan program unggulan Malang Makmur disektor keagamaan, Insaf (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) bisa dikatakan sebagai satu-satunya kandidat dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang, yang paling peduli dengan sektor keagamaan.

Bagaimana tidak, setelah menyiapkan anggaran untuk pemberian insentif kepada para guru TPQ (Taman Pembelajaran Al-quran), pasangan nomor urut 1 ini juga bakal menyediakan anggaran untuk memberikan insentif bagi para penghafal Alquran.

Baca Juga : Program Aji, Paslon SanDi Bakal Berikan Insentif Guru TPQ

Pemberian insentif terhadap hafiz dan hafizah di Kabupaten Malang tersebut, disampaikan langsung oleh Calon Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, saat ditemui media Online ini beberapa waktu lalu. ”Saat ini juga sudah kita berikan juga insentif bagi penghafal al-quran di Kabupaten Malang,” terangnya.

Berapa nominal insentif yang bakal diberikan kepada penghafal Alquran di Kabupaten Malang ?

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, mengaku jika besaran insentif yang akan diberikan mencapai kisaran jutaan rupiah. ”Nominalnya untuk sementara masih Rp 1 juta,” jelasnya.

Meski saat ini sudah mulai direalisasikan, namun guna menjaga konsistensinya paslon SanDi memasukkan program pemberian insentif tersebut kedalam program unggulan Malang Makmur disektor keagamaan, yakni Insaf atau akronim dari Insentif Hafiz dan Hafizah.

”Rencananya pemberian insentif melalui program Insaf ini bakal diberikan disetiap tahunnya. Kita sesuaikan kemampuan keuangan kita, sementara ini Rp 1 juta per hafiz hafizah,” ungkapnya.

Baca Juga : Bahas 34 Ranperda Tahun Depan, Berikut Catatan Fraksi PKS untuk Skala Prioritas Pembahasan

Sebelumnya, pasangan SanDi juga sudah mencanangkan pemberian insentif kepada guru TPQ yang ada di Kabupaten Malang. Nominal yang akan diberikan kepada pengajar TPQ tersebut, senilai Rp 1.250.000 .

”(Pemberian insentif, red) ini wujud kepedulian kami kepada sektor pembangunan keagamaan. Walaupun nominalnya sementara ini masih terbatas, tapi setidaknya bisa untuk dijadikan sebagai supporting,” tukas politisi yang juga pernah diamanahi sebagai Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini.

Topik
Pilkada Kabupaten MalangSanusi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru