Keruk Sendimen di Sungai Kawasan Galunggung dengan Alat Berat, Petugas Temukan Closet

Nov 23, 2020 18:48
Alat berat DPUPRPKP saat melakukan pengerukan sendimentasi di aliran sungai di kawasan Galunggung (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Alat berat DPUPRPKP saat melakukan pengerukan sendimentasi di aliran sungai di kawasan Galunggung (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, kembali melakukan normalisasi dengan pengerukan sendimentasi di sungai yang ada di kawasan Galunggung, Senin (23/11/2020).

Dalam kegiatan tersebut, pihak DPUPRPKP Kota Malang menerjunkan alat berat eksavator untuk mengeruk sendimentasi yang membuat sungai di sekitar terjadi pendangkalan.

Baca Juga : Kelola Urban Farming Jadi Destinasi Wisata, Tim Pengmas HI Fisip UB Dampingi Warga Kembangkan Ecotourism

Kepala Seksi Drainase, Esti Handayani, menjelaskan jika dalam kegiatan ini pihaknya memang sengaja menurunkan alat berat untuk mempercepat dan mempermudah dalam pengerukan sendimen.

"Kita turunkan alat berat, untuk melakukan pengerukan sendimentasi. Selain di Galunggung sini, nantinya juga akan dilakukan pengerukan di Jalan Candi 3 dan juga di kawasan Tanjungrejo," bebernya.

Hasil dari pengerukan sendimentasi menggunakan alat berat, begitu banyak. Bahkan terkumpul hingga satu dump truk penuh sendimentasi yang terdiri dari tanah bercampur sampah dan material lainnya.

Namun yang cukup mengejutkan, ketika melakukan pengerukan sendimen tersebut, ditemukan barang yang tak seharusnya ada di aliran sungai. Barang tersebut berupa toilet duduk atau closet.

"Ya tadi sempat ditemukan closet juga dari pengerukan dengan alat berat tadi," jelasnya.

Sementara, untuk oknum masyarakat pembuang closet tersebut, pihaknya tidak mengetahui pasti siapa oknumnya. Namun yang jelas, pihaknya menyayangkan ulah oknum yang sengaja membuang closet tersebut ke sungai.

Baca Juga : Efek La Nina: Badai Debu, Pohon Tumbang, hingga Banjir Rawan Terjadi di Kota Batu

"Ya kami sayangkan masih ada saja yang buang sampah ke sungai, apalagi closet. Harusnya mereka sadar, dampaknya ini besar dan bisa berdampak pada mereka sendiri," terangnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat semakin menyadari dan meningkatkan kepedulian mereka terhadap lingkungan. Sebab dengan kondisi lingkungan yang bersih dan terjaga, tentunya akan tercipta lingkungan yang sehat.

"Kami harap ya masyarakat itu mengubah perilaku suka buang sampah sembarang. Buanglah sampah pada tempatnya, jaga lingkungan kita," pungkasnya.

Topik
pengerukan sungaiDinas PU Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru