Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi, saat memaparkan target penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi, saat memaparkan target penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu prioritas utama yang bakal dioptimalkan oleh pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto). Berdasarkan data yang diterima Calon Bupati Malang nomor urut 1, Sanusi, angka kemiskinan di Kabupaten Malang saat ini ada di kisaran 9,4 persen.

”Angka real kemiskinan di Kabupaten Malang itu 9,4 persen. Itu di Jatim (Jawa Timur) sudah urutan tengah, bukan tertinggi,” klaim politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini.

Baca Juga : Debat Publik Kedua Pilkada Kabupaten Malang: Paslon Lebih Siap Materi, Kurang Manajemen Waktu

 

Jika dikalkulasikan, masih menurut Abah Sanusi, jumlah kemiskinan di Kabupaten Malang ada pada kisaran 230 ribu orang. Apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Malang yang menyentuh kisaran 2,6 juta penduduk, angka tersebut tentunya terbilang relatif kecil.

”Kalau angkanya sekitar 230 ribu, sekitar 9 persen dari angka 2,6 juta (penduduk di Kabupaten Malang). Dengan begitu kita (angka kemiskinan di Kabupaten Malang, red) ada di level tengah,” timpal Abah Sanusi.

Sosok santri yang pernah menimba ilmu di Ponpes (Pondok Pesantren) Raudlatul Ulum ini, menjelaskan, jika capaian pengentasan kemiskinan yang bisa dikatakan prestisius ini, diperoleh Kabupaten Malang secara bertahap.

Dari yang sebelumnya angka kemiskinan di Kabupaten Malang menyentuh persentase 14 persen, secara perlahan angkanya turun menjadi 9,4 persen. Angka tersebut, dikatakan Sanusi sejatinya sudah melebihi dari ekspektasi. Yakni target yang dipatok dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Malang.

”(Pengentasan kemiskinan) Kita lakukan secara bertahap. Mulai dari 14 persen sampai sekarang ini sebenarnya target RPJMD masih 10,4 persen. Tapi kita sudah melampaui menjadi 9,4 persen, melampaui target dari RPJMD 1 digit,” terang politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) ini.

Meski sudah mampu mengentaskan kemiskinan hingga melampaui target RPJMD Kabupaten Malang, namun jika kembali diamanahi sebagai Bupati Malang, Abah Sanusi mengaku bakal terus menekan angka kemiskinan di wilayah pemerintahannya.

Baca Juga : Ikuti Instruksi Presiden, Paslon SanDi Bakal Optimalkan APBD untuk Pembangunan Ekonomi

 

Target jangka panjangnya, hingga 2024 mendatang, angka kemiskinan di Kabupaten Malang bisa turun hingga persentase 5 persen. 

”(Pengentasan kemiskinan) Itukan bertahap. Maka nanti diakhir 2024 kita turunkan minimal 4 digit lagi. Sehingga bisa diangka 5 persen,” tukasnya.