Ngedum Ojir

Dulu Jualan Minyak Tanah Pakai Seragam Polisi, Kini Kondisi Mbah Atim Memprihatinkan

Nov 23, 2020 09:29
Ngedum Ojir (Foto: YouTube JatimTimes)
Ngedum Ojir (Foto: YouTube JatimTimes)

MALANGTIMES - Episode Ngedum Ojir kali ini datang dari seorang kakek bernama Atim. Direktur JatimTimes Lazuardi Firdaus bersama tim kini berada di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.  

Ditemani Ketua PC GP Ansor Kota Batu, Gus Zaenal dan General Manager JatimTimes Heryanto, Firdaus akan menuju ke kediaman Atim.  

Baca Juga : Perjuangan Nenek 94 Tahun Sebatang Kara, Jualan Botok Demi Membeli Kain Kafan

 

Diceritakan jika Atim dulunya merupakan legenda di Kota Batu. Lantaran, ia bekerja menjual minyak tanah keliling dengan mengenakan seragam polisi.  

Kini kondisinya pun memprihatinkan lantaran sudah tua dan dalam kondisi sakit. Untuk menuju ke rumah Atim, tim Ngedum Ojir harus melewati gang-gang kecil.  

Tiba di rumah Atim, ia tampak ditemani oleh sang menantu Juariyah. Juariyah pun menceritakan kondisi Atim yang sudah sakit sejak sebelum pandemi Covid-19.  

"Kalau sakit sebelum pandemi itu sudah sakit, sakitnya orang tua batuk pilek gitu," cerita Juariyah.  

Lalu tak lama kemudian, Atim mengeluh kalau kakinya tidak bisa dibuat untuk berjalan. Firdaus lantas menanyakan kepada Juariyah apakah benar dulu Mbah Atim berjualan minyak tanah.  

Juariyah pun membenarkan hal itu namun Mbah Atim berhenti setelah ditabrak oleh seseorang.

"Sudah habis ditabrak orang itu, sudah lama (berhenti) sebelum pandemi," ujar Juariyah.  

Juariyah lantas menceritakan jika insiden itu terjadi di kawasan Hotel Mutiara, Kota Batu. Setelah peristiwa itu, lantas sang anak tidak memperbolehkan Mbah Atim untuk berjualan minyak tanah lagi.

Siapa sangka, Mbah Atim ini sudah dua kali mengalami kecelakaan lantaran berjalan tidak di trotoar. Sang menantu pun menceritakan jika pendengaran Mbah Atim sudah berkurang sehingga tidak mendengar saat klakson dibunyikan.  

Hal itulah yang membuat Atim ditabrak oleh kendaraan. Di kesempatan itu, Firdaus lantas melihat foto Mbah Atim saat masih berjualan minyak tanah.  

Baca Juga : Parasut Operasi Penumpasan PRRI Permesta Ada di Malang, Datang Saja ke Museum Ini

 

Di foto itu terlihat Mbah Atim yang masih gagah mengenakan rompi polisi. Hingga akhirnya tim Ngedum Ojir memberikan bantuan kepada Mbah Atim senilai Rp 1 juta.  

"Matur nuwun," ujar Mbah Atim.  

Program Ngedum Ojir tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari pembaca JatimTIMES Network untuk disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu. Para pembaca JatimTIMES Network pun bisa menyampaikan kepeduliannya dan turut berbagi dengan mendatangi atau menghubungi kantor JatimTIMES.

Dengan program ini, diharapkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat merasakan sedikit kebahagiaan. Serta memberikan inspirasi mengenai nilai-nilai kehidupan kepada pembaca setia JatimTIMES Network di mana pun berada.

Episode JatimTIMES Ngedum Ojir akan terus berlanjut untuk “Berbagi Kebahagiaan dan Mengukir Senyuman”.

Topik
ngedum ojir

Berita Lainnya

Berita

Terbaru