Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Humas Pemkot Malang).
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Humas Pemkot Malang).

MALANGTIMES - Tahun 2020 akan segera berganti, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Malang nampaknya masih menyisakan beberapa PR proyek pembangunan yang tak kunjung terealisasi.

Progres proyek itu seakan nasibnya masih terkatung-katung. Seperti, Revitalisasi Pasar Blimbing, Pasar Gadang dan Pasar Besar yang hingga menjelang akhir tahun ini belum juga menuai kejelasan.

Baca Juga : Tindaklanjuti Instruksi Mendikbud Soal Sekolah Tatap Muka, Sutiaji: Kota Malang Siap

Belum lagi, persoalan pembangunan Saluran air System Jacking di kawasan Tidar. Yakni, dari area Jalan Bondowoso menuju Kali Metro yang nasibnya juga masih mengambang.

Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan terkait beberapa proyek yang urung terealisasi tersebut masih tersangkut proses hukum. Dalam hal ini Pemkot Malang masih menunggu putusan agar selanjutnya bisa segera direalisasikan pembangunannya. 

"Kami masih menunggu putusan adanya gugatan dari Kurator PT CGA melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) soal itu (proyek system jacking)," jelasnya.

Sedangkan, berkaitan dengan Pasar Blimbing saat ini masih juga menunggu putusan Pengadilan Negeri Malang. Yang mana saat itu ada gugatan dari pedagang di kawasan tersebut.

"Class action (gugatan dari pedagang Pasar Blimbing), ya kita ngikuti saja hasilnya dari pengadilan," imbuhnya.

Baca Juga : Teror Banjir di Musim Hujan, Ini Langkah Pemkot Malang

Belum lagi untuk kendala pembangunan pasar rakyat ini menurut Sutiaji karena masih terikat perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihak ketiga. Namun, pihaknya tetap akan akan mengupayakan langkah lain.

"Ini masih kita bahas terus, seperti apa perkembangannya. Bisa jadi karena melihat terkatung-katungnya kondisi pasar ini akan segera dilakukan langkah hukum lain agar segera ada kepastian," tandasnya.