IKK Oktober Meningkat, BI Prediksi Ekonomi Dunia Usaha Membaik

Nov 11, 2020 19:13
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Azka Subhan Aminurridho. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Azka Subhan Aminurridho. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kondisi ekonomi di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang diproyeksikan membaik di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut mengacu pada hasil Survei Konsumen bulan Oktober 2020 lalu meningkat cukup signifikan.

Peningkatan Itu artinya, daya beli masyarakat di Kota Malang di masa New Normal atau adaptasi tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19 telah menunjukkan adanya peningkatan.

Baca Juga : Dorong Perekonomian Masyarakat, BI Malang Dukung Malang Fashion Week 2020

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Azka Subhan Aminurridho, mengatakan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan Oktober 2020 ini sebesar 88,83. Angka tersebut meningkat dibandingkan bulan September 2020 yang berada di 81,92.

"Di bulan Oktober ini meningkat menjadi 88,83 atau sebesar 6,91 dibandingkan bulan sebelumnya. Meskipun nilai tersebut masih berada di zona pesimis," ujarnya.

Membaiknya keyakinan konsumen saat ini, menurut Azka, dilihat dari persepsi kondisi ekonomi sekarang dan kondisi ekonomi ke depan. Di mana, untuk Indeks Kondisi Ekonomi saat Ini (IKE) meningkat sebesar 55,33. Sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 122,33.

Kemudian peningkatan indeks pembelian durable goods yang tercatat dari sebesar 65,00 menjadi sebesar 72.00. Peningkatan indeks durable goods saat ini dinilai sejalan dengan Survei Penjualan Eceran yang dilaksanakan di Kota Malang.

"Di mana dari situ terjadi peningkatan omzet penjualan pada barang elektronik dan kendaraan bermotor," imbuhnya.

Lebih jauh Azka menilai, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan masih cukup kuat. Hal itu didukung oleh ekspektasi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja ke depan, dan ekspektasi kegiatan usaha.

Baca Juga : Melalui OPOP, Gubernur Jatim Garap Percepatan Ekonomi Berbasis Pesantren

"Peningkatannya terutama terjadi pada ekspektasi penghasilan yang mengalami peningkatan dari sebesar 123,50 pada bulan sebelumnya menjadi sebesar 132,50," ungkapnya.

Dengan begitu, pihaknya optimis kondisi new normal alan mengembalikan kegiatan dunia usaha di Kota Malang secara bertahap. Sehingga pertumbuhan ekonomi juga terus mengalami peningkatan.

"Seiring dengan adaptasi kondisi new normal, kegiatan dunia usaha mulai mengalami perbaikan sehingga responden berkeyakinan bahwa tingkat penghasilan mulai mengalami peningkatan," tandasnya.

Topik
Bank Indonesia MalangIndeks Keyakinan Konsumenberita ekonomi kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru