Sejumlah massa korban saat berada di depan kantor BRI Cabang Pamekasan (Foto: ist/ JatimTIMES.com)
Sejumlah massa korban saat berada di depan kantor BRI Cabang Pamekasan (Foto: ist/ JatimTIMES.com)

MALANGTIMES - Sejumlah korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum karyawan BRI Cabang Pamekasan bermalam selama tiga hari di depan kantor BRI di Jl. Jokotole Pamekasan, Rabu (11/11/2020).

Mereka bermalam di depan kantor BRI sejak hari senin (09/11/2020). Hingga saat ini pihak korban tetap menduduki kantor BRI Cabang Pamekasan untuk meminta kejelasan terkait dugaan penipuan yang dilakukan oknum karyawan BRI.

Baca Juga : Empat Tewas setelah Mobilio Tabrak Median dan Xpander di Yogyakarta

Febri, selaku koordinator aksi menyampaikan bahwa hal itu untuk meminta kepastian dari pihak Bank BRI agar segera mengembalikan uang miliaran rupiah yang diduga ditilep oleh oknum karyawan Bank plat merah tersebut.

"Dengan demikian saya bermalam dengan korban yang lainnya mendesak kepala pimpinan BRI Cabang Pamekasan Darwis untuk segera mengembalikan uang tersebut," katanya.

Bahkan menurutnya, Jika tuntutan korban tidak dikabulkan, maka pihak korban tetap akan bermalam di kantor BRI Pamekasan berapapun lamanya.

"Maka dari itu, saya minta hari ini kepada pihak BRI untuk menemui kami dan mengembalikan uang tersebut," tambahnya.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Bank BRI Cabang Pamekasan Marsuto Alfianto menegaskan, dirinya tidak bisa berkomentar banyak perihal persoalan tersebut.

Baca Juga : Usai Jalani Karantina, Gubernur Khofifah Jamin 65 Warga Jatim Tak Tertular Virus Corona

Saran dia, misal korban menemukan pasal dan tindakan lain terkait permasalahan BRI Pamekasan, pihaknya mempersilakan untuk diajukan secara hukum saja.

"Jika misalnya BRI menurut UU korporasi dianggap bersalah, maka BRI secara korporasi harus bertanggungjawab. Intinya semua masalah ini bergantung dari keputusan hakim terkait masalah perdata dan pidananya," tutupnya.