Drama Korea Diprediksi Bakal "Kering" di 2021 Akibat Pandemi Covid-19

Nov 11, 2020 08:24
Hospital Playlist (Foto: Kexevere)
Hospital Playlist (Foto: Kexevere)

MALANGTIMES - Drama Korea Selatan menjadi salah satu tayangan favorit masyarakat. Tak hanya di negaranya sendiri, drama Korea (drakor) bahkan mampu menghipnotis masyarakat Indonesia.  

Banyak masyarakat Indonesia yang menggandrungi cerita dan aktor-aktor asal Korea Selatan. Namun, sayangnya pada 2021 mendatang drama Korea diprediksi bakal kering alias berkurang akibat pandemi Covid-19.  

Baca Juga : Kembali Wadahi Kreativitas Masyarakat, Gedung Dewan Bergemuruh Pertunjukan Teater

Pandemi Covid-19 ini membuat beberapa drama diputuskan untuk berhenti produksi dan tayangan menjadi tersendat.  

Melansir melalui laman Yonhap, prediksi disampaikan pengamat budaya Kim Heon-shik yang berpendapat jika kekurangan ini bisa berkaitan dengan biaya produksi yang meningkat di tengah wabah.

"Karena pandemi virus yang masih terjadi, akan semakin sulit dan mahal untuk memproduksi drama Korea di televisi," kata Kim Heon-shik.

Bahkan, lembaga penyiaran publik yang tak memiliki studio produksi sendiri, seperti KBS dan MBC diperkirakan hanya memiliki 10 drama untuk tahun depan.  

Tentunya angka tersebut terbilang kecil. Berdasarkan data industri di tahun 2019, rata-rata 12 drama ditayangkan di 10 saluran televisi Korea.

Namun saat ini baru beberapa serial tahun depan yang mendapat sorotan sejak 2020. Seperti drama berjudul Jirian yang dibintangi oleh Jun Ji-hyun dan tayang di tvN, Vincenzo dibintangi Song Joong-ki,dan Kingdom: Ashin of the North (Netflix).

Baca Juga : Syuting Sekuel Jurassic World Akhirnya Rampung, Kapan Tayang?

Di pertengahan 2020 ini, studio televisi dan penyiaran memang menunda produksi sejumlah drama dan acara lain saat Korsel sedang gencar melawan virus asal Wuhan, China itu.

Penundaan proses syuting disebabkan peningkatan peraturan pemerintah terkait protokol kesehatan di tengah pandemi saat ini.  

Tak cuma itu, Kim Heon-shik juga menganggap jumlah drama Korea di televisi lokal berkurang karena banyak penonton yang mulai berpaling ke layanan streaming.  

"Drama televisi yang diproduksi mahal dengan artis-artis besar tak lagi menjamin rating yang tinggi. Para bintang juga mulai lebih tertarik untuk tampil di layanan streaming yang disaksikan penonton lebih dari 100 negara," kata Kim Heon-shik.

Topik
Dunia Film

Berita Lainnya

Berita

Terbaru