Door to Door Campaign, Gerbang Madani Sebut Paslon LaDub Unggul dari Dua Paslon Lain

Nov 09, 2020 18:46
Relawan Gerbang Madani bersama tim pemenangan paslon LaDub saat memaparkan hasil survei door to door campaign relawan Gerbang Madani, Senin (9/11/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Relawan Gerbang Madani bersama tim pemenangan paslon LaDub saat memaparkan hasil survei door to door campaign relawan Gerbang Madani, Senin (9/11/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Door to Door Campaign yang dilakukan oleh relawan Gerbang Madani mengungkapkan bahwa Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut dua Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) lebih unggul dari dua paslon lainnya. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Divisi Teknis Gerbang Madani, Zikri Pramudya Alfarizi yang menyatakan bahwa keunggulan paslon LaDub dari kedua paslon lainnya berdasarkan metode Door to Door ke rumah masyarakat Kabupaten Malang. 

"Sebanyak 50,62 persen dari 96.600 KK yang disurvei dan tersebar di 33 kecamatan serta 322 desa menyatakan memilih paslon LaDub. Satu relawan gerbang madani ditugaskan untuk menyurvei 300 rumah di desa tempat tinggalnya," jelasnya kepada awak media ketika menggelar konferensi pers di salah satu cafe di Kota Malang, Senin (9/11/2020). 



Pria yang akrab disapa Izzi ini juga menuturkan dari 96.600 KK yang dilakukan survei, sebanyak 11,93 persen telah menentukan ke pilihan selain paslon LaDub yang dalam hal ini ada paslon nomor urut satu dan tiga. "Sebanyak 37,46 persen masyarakat Kabupaten Malang berdasar 96.600 KK yang disurvei belum menentukan pilihannya," terangnya. 

Untuk teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh relawan Gerbang Madani menggunakan wawancara tatap muka responden berbasis aplikasi HP (Handphone) Android yang didukung dengan sistem aplikasi mumpuni yang dimiliki oleh tim pemenangan paslon LaDub. 

"Selain berbasis aplikasi, Gerbang Madani juga melakukan pemetaan kualitatif dan analisa melalui struktur yang berjenjang. Dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa," bebernya. 

Untuk teknis pelaksanaan Door to Door Campaign yang dilakukan oleh relawan Gerbang Madani, Izzi mengatakan bahwa setelah memilih lokasi rumah terdekat dari para relawan, selanjutnya mengoperasikan aplikasi di HP android. "Dari situ, relawan mewawancarai dengan terlebih dahulu memperlihatkan APK (Alat Peraga Kampanye, red) dan video kampanye paslon LaDub," ujarnya. 

Setelah melakukan wawancara dan pendataan, warga yang menyatakan dukungannya ke paslon LaDub oleh para relawan masing-masing rumah ditempeli stiker paslon LaDub serta diberikan brosur dan kalender paslon LaDub. "Setelah selesai wawancara, relawan Gerbang Madani meng-Input hasil wawancara ke dalam aplikasi dan tim Monev menerima hasil wawancara," terangnya. 

Izzi menjelaskan, proses yang dilakukan oleh para relawan Gerbang Madani dengan menggunakan teknik Door to Door ke rumah-rumah warga dilaksanakan selama 20 hari. Yakni sejak tanggal 10 Oktober hingga 30 Oktober 2020. 

Sebagai informasi bahwa relawan Gerbang Madani lebih memilih metode pemetaan kualitatif dengan tujuan mengetahui informasi perkembangan masyarakat terkait paslon, isu dan program. 

Selain itu juga bertujuan untuk menggali informasi pergerakan paslon maupun tim paslon, memetakan dinamika dukungan tokoh masyarakat dan segmentasi masyarakat terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020.

Topik
Pilkada Kabupaten Malangpaslon ladub

Berita Lainnya

Berita

Terbaru