Melalui Kandang Komunal, Paslon SanDi Pastikan Bantuan Ternak Tepat Sasaran

Nov 07, 2020 19:11
Calon Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Didik Gatot Subroto (pegang mickrofon) saat menjelaskan program kandang komunal disektor bantuan ternak (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Didik Gatot Subroto (pegang mickrofon) saat menjelaskan program kandang komunal disektor bantuan ternak (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Calon Wakil Bupati Malang nomor urut 1, Didik Gatot Subroto menilai program bantuan ternak yang diterapkan saat ini dirasa kurang tepat sasaran. Oleh karenanya, pihaknya siap memperbaiki sistem pemberian bantuan, guna memastikan bantuan ternak diberikan secara tepat sasaran.

”Kemarin kan banyak itu pokmas, kan begitu, ada yang (bantuan ternak, red) sapi, ada yang ini. Tapi itukan menurut saya tidak banyak yang tepat sasaran, karena penerimanya rata-rata dari 1 kelompok itu, dari sepuluh itu ada 5 yang memang tidak mampu, nyuwun sewu (mohon maaf, red) pegang arit ae raiso (menggunakan sabit saja tidak bisa, red),” ungkap Didik.

Baca Juga : Alokasikan Rp 26 Miliar, Begini Konsep Bantuan Wifi untuk Pelajar yang Dicanangkan SanDi

Dengan tidak tepatnya pemberian bantuan ternak tersebut, membuat program yang semula ditujukan untuk kemakmuran masyarakat tersebut justru terkesan sia-sia.

”Ke depan harapan kita, bagaimana penerima peternak itu harus disesuaikan dengan kebutuhannya. Sehingga warga masyarakat yang memang bukan peternak, lingkungannya bukan peternakan jangan dipaksakan diberikan bantuan peternakan. Maka orang yang pintar ngarit (cari rumput, red) itu yang dibantu peternakan, orang yang pintar ngelas dibantu alat las,” ungkap Didik.

Guna memastikan bantuan tepat sasaran, lanjut Didik, paslon SanDi memiliki program unggulan Malang Makmur, di sektor ketenagakerjaan dan peternakan. Yakni program kandang komunal.

”Iya ini (kandang komunal, red) memang menjadi program unggulan kami. Makanya untuk meminimalisir yang salah sasaran itu, menurut kami ke depan perlu ada proses verifikasi. Dengan demikian memang perlu adanya program lanjutan, yang memang harus dilakukan setelah nanti dibantu ternak,” terang Didik.

Khusus dalam mekanisme verifikasi tersebut, Didik mengaku bakal melibatkan beberapa instansi termasuk OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, untuk memastikan penerima bantuan peternakan tepat sasaran.

Baca Juga : Wujudkan Aspirasi Pengusaha di Kabupaten Malang, SanDi Bakal Gelar Diklat Pelatihan

”Nanti kita akan mempersiapkan itu (proses verifikasi, red) saat ini tinggal menginventarisir berapa jumlah peternak sapi kita (di Kabupaten Malang, red),” ujar pria yang jua pernah diamanahi sebagai Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini.

Sekadar informasi, hari ini (Sabtu 7/11/2020) paslon SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) diagendakan menggelar kampanye di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. 

Dalam kesempatan tersebut, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang yang fokus mewujudkan Malang Makmur ini, menyempatkan diri untuk bertatap muka secara langsung dengan beberapa lapisan masyarakat. Yakni mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, penggiat seni, hingga kelompok tani.

Topik
Paslon SandiDidik Gatot Subrotokandang komunal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru