Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polresta Malang Kota, saat ini tengah bersiap melakukan pengamanan jelang maupun pada saat Natal dan tahun baru. Antisipasi tersebut, utamanya dilakukan guna mencegah aksi-aksi teror yang seringkali terjadi saat Natal dan tahun baru. Ini berkaca pada peristiwa di beberapa daerah di tahun-tahun sebelumnya.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, menjelaskan, jika pihaknya memang melakukan persiapan antisipasi adanya aksi terorisme. Saat ini pihaknya juga terus mengumpulkan informasi-informasi awal mengenai aksi-aksi yang akan mengarah adanya aksi teror.

Baca Juga : Fenomena Awan Spiral Terlihat di Atas 3 Gunung Wilayah Malang

"Biasanya dari pengalaman, bulan Desember ada gangguan terorisme. Makanya kami juga fokus terhadap antisipasi hal tersebut. Kami minta masyarakat bila memang mengetahui sesuatu hal terkait kamtibmas, apalagi terkait aksi teror, mohon untuk segera menginformasikan kepada kami," bebernya.

Selain upaya penggalian informasi adanya hal yang mengarah ke aksi teror, pihaknya juga akan mendirikan posko-posko penjagaan di beberapa lokasi strategis di kota Malang.

"Penyiapan posko atau pos pengamanan itu pasti. Di lokasi stasiun, terminal, batas kota serta beberapa lokasi lain. Termasuk juga lokasi-lokasi tempat ibadah, nantinya juga akan dilakukan pengamanan," bebernya.

Selain itu, bukan hanya fokus pada upaya pengamanan antisipasi terorisme. Pihak kepolisian juga mengantisipasi adanya peningkatan Covid-19 di Kota Malang. Hal itu dilakukan lantaran dikhawatirkan saat libur Natal dan tahun baru banyak masyarakat yang berkumpul untuk berwisata di Kota Malang.

Sebab, berkaca pada tahun sebelumnya, pada Natal dan tahun baru terdapat banyak wisatawan dan pendatang memadati Kota Malang

"Makanya kita akan lakukan analisa dan evaluasi (Anev) langkah-langkahnya yang akan diambil, dan tentunya akan mencegah adanya kerumunan-kerumunan yang rentan dan bisa saja menyebarkan Covid-19," bebernya.

Baca Juga : Kecam Penghinaan kepada Nabi, Ketua DPRD Kota Malang Arahkan Boikot Produk Lewat Cara Ini

Sementara itu, dari sisi arus lalu lintas, akan ada pembatasan kendaraan yang melintas, khususnya untuk kendaraan truk-truk besar di kawasan Kota Malang seperti tahun sebelumnya. Larangan pembatasan tersebut bukan hanya berlaku untuk Kota Malang, namun juga berlaku di beberapa daerah lain. Sebab hal tersebut merupakan instruksi dari Dirlantas Polri maupun Korlantas.

"Kalau di tol sendiri, akan ada pembatasan jumlah penumpang, 50 persen dari kapasitas," tambah Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution.