Calon Bupati Malang Sanusi (kiri) dan Calon Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (kanan) dari paslon SanDi nomor urut 1 (Foto : Istimewa)
Calon Bupati Malang Sanusi (kiri) dan Calon Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (kanan) dari paslon SanDi nomor urut 1 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) memastikan bahwa visi dan misi yang diusung tidak lepas dari program pemerintah periode sebelumnya untuk mewujudkan kemakmuran di Kabupaten Malang.

Kepada media Online ini, Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi, Sanusi menerangkan jika terdapat tiga sektor yang tertuang dalam Visi Misi paslon SanDi yang diusung dalam sejatinya meneruskan program yang sempat diusung Bupati Malang sebelumnya. Yakni Rendra Kresna.

Baca Juga : Layangkan Protes, Malang Jejeg Sebut Panelis Tak Berkompeten pada Tema Debat Perdana

”Program SanDi adalah melanjutkan program Madep, Manteb, Manetep yang beraliansi pada 3 misi. Yaitu pengentasan kemiskinan, terus pariwisata dan pelestarian lingkungan hidup,” jelas Sanusi.

Meski mengaku melanjutkan program yang sebelumnya dilakukan saat Sanusi masih menjabat sebagai Wakil Bupati Malang, mendampingi Bupati Rendra Kresna namun, Sanusi menegaskan sudah mengalami pengembangan. Pengembangan yang dilakukan tersebut, meliputi beberapa lini yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian. 

Gagasan yang tertuang dalam Visi Misi dan diimplementasikan dalam program unggulan Malang Makmur tersebut, disebut Sanusi dengan istilah Panca Cita. ”Maka di kami dijabarkan dalam Panca Cita yang intinya ke pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” terang Sanusi.

Khusus di sektor peningkatan perekonomian, Sanusi menegaskan jika fokus utamanya adalah pengentasan kemiskinan guna mewujudkan Malang Makmur, sesuai dengan Tagline yang diusung. ”Sektor perekonomian itu menyangkut pengentasan kemiskinan, karena ekonomi itu identik dengan angka kemiskinan. Maka peningkatan ekonomi yang akan kita lakukan, adalah mengembangkan potensi perekonomian di Kabupaten Malang dengan semaksimal mungkin,” ungkap Sanusi.

Salah satu sektor perekonomian yang bakal ditingkatkan, lanjut Sanusi, di antaranya juga melingkupi sektor pariwisata. Di mana, jauh sebelum Sanusi mengambil cuti sebagai Bupati Malang, beberapa program peningkatan perekonomian berbasis wisata sudah aktif dilakukan Sanusi.

Meski baru resmi dilantik sebagai Bupati Malang pada 2019 silam, Sanusi mengaku sudah ada banyak investor yang melirik wilayah Kabupaten Malang. Di antaranya adalah di sektor perhotelan dan pusat perbelanjaan.

”Sekarang baru kita mulai, ada 2 hotel bintang 5 yang sudah berdiri di Kabupaten Malang. Ada dari Surabaya, Sun City itu juga sudah menawarkan diri. Itu menunjukkan keseriusan saya dalam mengelola pariwisata dengan menyediakan fasilitas yang mumpuni,” ungkap pria yang akrab disapa Abah Sanusi ini.

Masih seputar pariwisata dan lingkungan hidup, Sanusi memastikan jika dalam kurun waktu maksimal 2 tahun ke depan, keberadaan Resort akan semakin menjamur di Kabupaten Malang.

”Sebentar lagi akan ada Resort-Resort area yang berdiri di sepanjang pantai selatan. Sudah banyak yang mau kerja sama dengan saya,” tegas politisi yang juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini.

Kepada media online berjejaring nasional ini, Sanusi mengaku jika beberapa investor yang berminat bekerja sama jika dirinya kembali menjadi Bupati Malang itu, kebanyakan merupakan investor dari dalam negeri.

”Banyak (investor yang ingin bekerja sama, red) mayoritas masih dari dalam negeri. Seperti sekarang yang sudah dibangun itu Lembah Tumpang, Lembah Indah di Ngajum, dan sudah ada di seputaran Kabupaten Malang,” pungkas Abah Sanusi.

Baca Juga : Omzet Pedagang pasar Jeblok, Paslon SanDi Optimalkan Pasar Tradisional Berbasis Online

Sebagai tambahan, Visi Misi yang disebut Sanusi sebagai Panca Cita tersebut adalah sebagai berikut :

Visi :

Terwujudnya Kabupaten Malang yang Makmur Bersatu, Berdaulat, Mandiri, Sejahtera dan Berkepribadian dengan Semangat Gotong Royong berdasarkan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika

Sedangkan Misi-nya adalah :

1. Mewujudkan kesejahteraan rakyat, membangun sumber daya manusia unggul;

2. Mewujudkan iklim kehidupan demokratis, tertib, dan agamis berlandaskan falsafah Pancasila;

3. Mewujudkan inovasi pelayanan publik dan pembangunan kemandirian desa;

4. Mewujudkan keluarga bahagia, mandiri dan sejahtera;

5. Memperluas pemanfaatan potensi lingkungan hidup, pariwisata, seni budaya, industri kreatif dan investasi pembangunan berkelanjutan.