Bu Nyai Lathifah Bawa Branding Cucu Pendiri NU, Dukungan Masyarakat Terus Mengalir

Nov 04, 2020 17:19
Calon bupati Malang nomor urut dua Lathifah Shohib saat bersama pendukungnya di Kecamatan Bantur. (Foto: Dok. Malang Bangkit) 
Calon bupati Malang nomor urut dua Lathifah Shohib saat bersama pendukungnya di Kecamatan Bantur. (Foto: Dok. Malang Bangkit) 

MALANGTIMES - Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Malang nomor urut dua Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) terus mencoba meningkatkan jumlah dukungan dari masyarakat Kabupaten Malang. Salah satu yang dijadikan sarana peningkatan dukungan itu adalah branding  branding cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Lathifah Shohib memang  merupakan cucu dari salah satu pendiri NU dari garis keturunan laki-laki yakni KH Bisri Syansuri. 

Berdasarkan catatan Relawan Gerbang Madani, banyak masyarakat Kabupaten Malang memutuskan untuk mendukung dan memenangkan paslon LaDub, selain karena visi, misi dan programnya, juga dikarenakan sosok Bu Nyai -sapaan Lathifah- merupakan cucu  salah satu pendiri NU. 

Sekretaris Gerbang Madani Nuhkrama Hadianto mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan kampanye door to door untuk memperkenalkan paslon LaDub beserta visi, misi dan program kepada masyarakat Kabupaten Malang. 

"Sebagian besar masyarakat di Kabupaten Malang menginginkan hadirnya pemimpin baru yang memiliki program jelas dan nyata. Ketika kami kenalkan Bu Nyai dan Pak Didik beserta program beliau, masyarakat langsung sreg memilih paslon Ladub," ungkapnya, Rabu (4/11/2020). 

Dari peninjauannya bersama tim pemenangan serta relawan paslon LaDub, masih banyak keluhan dan permasalahan masyarakat yang belum terakomodasi dan belum tersentuh oleh kebijakan pemerintah. 

Terlebih, Nuhkrama -yang saat ini sedang menempuh program doktoral di Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya- menyebut bahwa terdapat permasalahan utama yang harus segera dibenahi.  Di antaranya  sekolah gratis yang harus segera terealisasi, penyediaan lapangan kerja harus segera disediakan, dan harga bahan pokok yang masih mahal belum ditangani secara merata oleh Pemerintah Kabupaten Malang.  “Wajar saja kalau masyarakat ingin pemimpin dengan visi yang lebih baik," tegasnya. 

Sementara itu, Nuhkrama berharap dengan skema yang dilakukan, dukungan masyarakat kepada paslon LaDub terus bertambah.  "Karena dari hasil door to door campaign, hampir 100 ribu rumah di 300 desa, mayoritas masyarakat Kabupaten Malang memilih paslon LaDub," ujarnya. 

Menurut dia, paslon LaDub merupakan komposisi paslon yang paling ideal karena memiliki latar belakang pengalaman yang mumpuni. Yakni Bu Nyai sebagai politisi yang agamis dan Pak Didik sebagai birokrat yang nasionalis. 

Sebagai informasi, Lathifah Shohib -selain  merupakan cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yakni KH. Bisri Syansuri, juga merupakan saudara sepupu mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). 

"Kancah Bu Nyai dalam dunia politik yakni dua periode menjabat sebagai anggota DPR RI. Sedangkan Pak Didik Budi Muljono merupakan birokrat berpengalaman dengan jabatan akhir di pemerintah sebagai sekretaris daerah Pemkab Malang," pungkasnya. 

Dirinya menambahkan bahwa hasil dari door to door campaign paslon LaDub yang dilakukan oleh relawan Gerbang Madani beberapa hari ke depan akan segera dirilis.

Topik
Berita MalangPaslon bupati wakil bupatiLathifah Shohib Didik Budi MuljonoPemkab MalangSekda Pemkab Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru