Mereka Bicara SanDi (5)

Sesepuh NU Pastikan Sanusi Warga Nahdliyin

Nov 01, 2020 14:54
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) nomor urut 1, Sanusi (kiri) saat bersilahturahmi ke kediaman Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang, KH Sjaiful Effendi MSi di Kecamatan Poncokusumo (Foto : Tim SanDi for MalangTIMES)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) nomor urut 1, Sanusi (kiri) saat bersilahturahmi ke kediaman Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang, KH Sjaiful Effendi MSi di Kecamatan Poncokusumo (Foto : Tim SanDi for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sepertinya sudah menjadi rahasia umum, jika saat mendekati Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) banyak calon yang mengaku sebagai warga NU (Nahdlatul Ulama). Tujuannya tak lain adalah untuk menarik suara dari warga Nahdliyin.

Isu tersebut juga santer disematkan kepada Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) nomor urut 1, yakni Sanusi. Namun, keraguan sebagian pihak terhadap NU-nya sosok Sanusi itu dibantah langsung oleh beberapa tokoh NU. Salah satunya oleh Wakil Rois Syuriah PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten Malang, KH Sjaiful Effendi MSi.

Baca Juga : Entaskan Pengangguran, Paslon SanDi Siapkan Modal Usaha dengan Bunga Ringan

”Abah Sanusi sudah menjadi keluarga besar Nahdliyyin sejak lama. Setahu saya sejak tahun 1998 beliau (Sanusi) sudah berkecimpung di NU. Ditambah beliau inikan juga merupakan alumni Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Ganjaran," terang Sjaiful Effendi ketika menjamu kedatangan Sanusi di rumahnya yang berlokasi di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2020) kemarin.

Sekedar informasi, sejak masih belia tepatnya saat masih duduk dibangku Madrasah Diniyah hingga Madrasah Aliyah, Sanusi memang menjadi santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum. Setelah lulus, Sanusi melanjutkan pendidikan ke IAIN (Institut Agama Islam Negeri).

Selain memiliki background pendidikan NU, Sanusi juga terbilang sangat aktif dalam beberapa organisasi keagamaan. Mulai dari Takmir Masjid Darussalam, Ketua PAC GP Ansor Gondanglegi, Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, Sekertaris yayasan panti asuhan Petermas Gondanglegi, hingga mengisi bagian dakwah di MWC NU Gondanglegi sudah pernah diamanahkan kepada Sanusi.

”Apabila ada yang menyatakan jika Abah Sanusi bukan bagian dari NU, saya rasa itu tidak benar. Saya mengenal beliau sudah sejak lama, semenjak orde baru dulu kami sudah bersama-sama," terang Sjaiful Effendi.

Baca Juga : SanDi Anggap Waktu Debat Sudah Cukup, Sanusi: Dinilai Respons dan Ketepatan Cari Solusi

Atas beberapa pertimbangan dan pengalaman yang dimiliki itulah, secara pribadi Sjaiful Effendi mengaku bakal mendukung Sanusi untuk kembali meneruskan masa baktinya sebagai Bupati Malang.

”Ya pasti, kalau beliau menang Pilbup Malang maka akan berupaya memajukan wilayah terluas nomor dua di Jawa Timur ini,” ujarnya saat ditanya apakah bakal mendukung paslon SanDi dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang pada 9 Desember 2020 mendatang.

Topik
Pilkada Kabupaten MalangCalon Bupati MalangPCNU Kabupaten MalangSanusi Didik Gatot Subroto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru