Paslon Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) saat bersama pendukungnya (Foto: Dok. Malang Bangkit)
Paslon Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) saat bersama pendukungnya (Foto: Dok. Malang Bangkit)

MALANGTIMES - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut dua yakni Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) berkomitmen akan membawa Kabupaten Malang bangkit dan mengejar ketertinggalan dari daerah sekitar Kabupaten Malang. 

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Gerbang Madani, Nuhkrama Hadianto yang melihat perkembangan Kabupaten Malang tertinggal jauh dengan Kota Malang maupun Kota Batu. 

Nuhkrama yang merupakan alumni Pondok Pesantren Ploso ini mencontohkan persoalan pendidikan gratis. Kota Malang dan Kota Batu sudah menerapkan pendidikan gratis hingga tingkat SMP. Sedangkan Kabupaten Malang pendidikan masih berbayar dan memberatkan masyarakat. 

"Harus diakui Kota Batu lebih sukses di Malang Raya baik secara infrastruktur, pengembangan pariwisata hingga PAD (Pendapatan Asli Daerah, red) Kota Batu yang luar biasa," ujarnya, Jumat (30/10/2020). 

Santri Pondok Pesantren Ploso yang saat ini sedang menyelesaikan Program Doktoralnya di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya ini mengungkapkan bahwa sebenarnya Kabupaten Malang banyak memiliki potensi dari berbagai sektor yang dapat dikembangkan. 

Namun, menurutnya pemimpin Kabupaten Malang selama ini masih belum dapat memaksimalkan potensi yang ada di Kabupaten Malang seperti destinasi wisata pantai, gunung dan wisata alami lainnya yang dapat menjadi kekuatan Kabupaten Malang untuk bersaing dengan daerah lainnya. 

"Lagi lagi saya katakan Kabupaten Malang 'eman' kalau dipimpin bupati yang biasa-biasa saja. Karena memiliki potensi besar," terangnya. 

Salah satu proyek nasional yang sempat dicanangkan dicontohkan oleh Nuhkrama seperti menjadikan kawasan pantai di Malang Selatan sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia. 

Selain itu ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berada di Singosari, Kawasan Wisata Bromo Tengger Semeru, Rencana Terminal Kargo, Kawasan Industri Strategis di Malang Utara hingga ruas jalan Tol Malang-Kepanjen-Blitar serta Jalur Lintas Selatan (JLS) merupakan deretan proyek nasional yang bakal dibangun di Kabupaten Malang. 

"Gerbang Madani menilai ada banyak potensi di Kabupaten Malang yang belum dikembangkan, sektor pertanian, perikanan dan bahkan pariwisata masih belum tereksplore dengan maksimal," jelasnya. 

Nuhkrama yang mewakili Gerbang Madani menjelaskan bahwa paslon LaDub dengan nomor urut dua jauh memiliki potensi untuk melambungkan Kabupaten Malang dari paslon lainnya. 

"Insya Allah di tangan Bu Nyai dan Pak Didik pembangunan di Kabupaten Malang akan bisa melampaui Kota Batu, kami yakin karena beliau berdua sosok berpengalaman dan punya visi besar," tegasnya. 

Dikatakan Nuhkrama, Lathifah Shohib memiliki pengalaman sebagai anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI yang memiliki jaringan nasional baik. 

Terlebih lagi, Lathifah yang biasa disapa Bu Nyai merupakan cucu dari salah satu cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yakni KH. Bisri Syansuri memiliki visi dan misi dengan level yang sudah menasional. 

"Insya Allah Bu Nyai dan Pak Didik adalah pasangan ideal politisi-birokrat, pengalaman beliau berdua sangat baik, pengalaman sudah tidak diragukan dan jaringan nasional yang sangat mumpuni," pungkasnya.