Paslon SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) nomor urut 1 (Foto : Istimewa)
Paslon SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) nomor urut 1 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Beragam program unggulan Malang Makmur di sektor pemuda dan perempuan, diyakini paslon (pasangan calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) nomor urut 1, mampu mendongkrak kesejahteraan rakyat.

Kepada media berjejaring nasional ini, Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi, Sanusi mengaku jika salah satu program yang disiapkan untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Malang itu, salah satunya adalah Sade Sapu atau kependekan dari Satu Desa Satu Pemuda Kreatif.

Baca Juga : Ini Sembilan Akademisi Perumus Materi Debat Pilkada Kabupaten Malang 2020

”Iya, selain itu (Sade Sapu, red) nantinya juga akan kita dorong untuk menciptakan one village one product, serta one village one destination,” ungkap pria yang akrab disapa Abah Sanusi ini.

Dijabarkan Sanusi, program Sade Sapu yang fokus menciptakan minimal satu desa satu prodak unggulan dan satu destinasi wisata ini, akan segera dioptimalkan sesaat setelah dirinya kembali dilantik sebagai Bupati Malang.

Namun demikian, dari pemetaan Sanusi selama menjabat sebagai Bupati Malang sejak 2019 lalu, sudah ada banyak potensi di kalangan pemuda yang sudah mencuri perhatiannya. Di antaranya adalah pengembangan di sektor transportasi dan kerajinan.

”Di Gondanglegi sudah bisa bikin mobil listrik, kemudian ada produk keterampilan mendong. Jadi bikin tali dari mendong untuk rajutan sulamnya kursi yang dipakai kelas atas, itu produksinya dari Wajak. Jadi banyak sekali potensi milenial di Kabupaten Malang yang bisa kita optimalkan,” terang Sanusi.

Guna lebih menyukseskan program Sade Sapu, Sanusi mengaku bakal memberikan kemudahan di sektor perizinan. Bahkan, jika ada yang menciptakan produk unggulan di sektor makanan maupun minuman, Sanusi mengaku bakal memberikan fasilitas sertifikasi halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) secara gratis.

”Potensi lain yang dihasilkan para milenial yang lain itu, tinggal mereka kembangkan saja. Nanti akan kita bantu permodalannya, kita bantu teknologinya, sehingga mereka bisa jalan semua,” pungkasnya.

Sekedar informasi, debat publik perdana Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang ini diagendakan bakal berlangsung pada Jumat (30/10/2020) malam.

Baca Juga : Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Paslon SanDi Siapkan Program Kate Mimik

Nantinya, ketiga paslon mulai dari SanDi, LaDub (Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono), serta Sam HC (Heri Cahyono) dan Sam GH (Gunadi Handoko) akan beradu staretgi guna mewujudkan tema debat publik hari ini. Yakni kesejahteraan rakyat.

Pada acara yang dilangsungkan di Gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini, rencananya akan ditayangkan di salah satu televisi nasional.

Selain itu debat publik perdana para ketiga paslon Pilkada Kabupaten Malang ini, juga akan disiarkan langsung melalui saluran radio, dan streaming youtube KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang.