Muhammad Maulana Malik Ibrahim atau Joko saat akan latihan skateboard (Hendra Saputra)
Muhammad Maulana Malik Ibrahim atau Joko saat akan latihan skateboard (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Perjuangan Muhammad Maulana Milik Ibrahim atau yang lebih dikenal Joko berlatih Skateboard membuahkan hasil. Padahal, sebelumnya untuk berlatih saja, Joko harus meminjam Skateboard ke orang lain. Kini, Joko sudah memiliki sponsor mulai dari papan skate hingga baju untuk digunakan saat mengikuti kejuaraan.

Prestasi bocah berusia 10 tahun asal Kota Malang bernama Muhammad Maulana Malik Ibrahim atau di bidang olahraga skateboard inipun viral. Ceritanya pun cukup mengesankan. Apalagi diketahui, Joko yang semula hanya melihat rekan seusianya bermain Skateboard kini ia justru sudah mendapatkan sponsor karena prestasi yang ia torehkan.

Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Pemenang Kangmas Nimas 2020

Dulu-Skateboard-Dipinjami-Sekarang-Disponsoria9e1a6225679061d.png

Ditemui saat berlatih di Skate Park Taman Singha Merjosari, Kota Malang, Joko menjelaskan awal mula ia terjun ikut olahraga Skateboard. Bocah yang menempuh pendidikan di SDN Merjosari 1 Kota Malang ini mengaku tertarik dengan skateboard karena sering melihat orang bermain Skateboard, sehingga muncul keinginan untuk ikut bermain.

Namun apa daya, Joko yang hanya tinggal bersama neneknya karena orang tuanya tinggal di Kabupaten Malang dan ada permasalahan keluarga sehingga tidak tinggal bersama lagi. Keinginan terpendam Joko untuk bermain Skateboard awalnya menjadi impian belaka karena tidak bisa memiliki papan skate.

Perjuangan untuk bisa bermain Skateboard pun terus dilakukan Joko dengan mendatangi Skate Park di Taman Singha Merjosari di mana di situ adalah tempat latihan Bolang SK8 School. Akhirnya, pelatih skate yang melihat bocah setiap hari melihat pemainnya berlatih merasa iba kepada bocah berusia 10 tahun ini.

"Awalnya lihat-lihat saja di sini, lalu dipinjami (papan skate) sama pelatih dan akhirnya bisa sampai sekarang," kata Joko yang terlihat masih polos itu.

Ditanya tentang kenapa tertarik dengan olahraga Skateboard, Joko mengaku bahwa ia merasa dengan olahraga bisa banyak teman sehingga ia bisa bermain dengan hal yang positif. Selain itu, ia ingin berprestasi di bidang olahraga untuk membanggakan keluarganya. "Tertarik dengan Skateboard  ini ya karena bisa punya banyak teman. Dan saya bisa berprestasi," ucapnya.

Padahal, Joko bergabung latihan dengan Bolang SK8 School kurang lebih 2 hingga 3 bulan lalu sehingga dalam hal ini ia sangat rajin terus berlatih. Namun dari segi prestasi, bocah yang tinggal di Jalan Joyo Tambak Sari itu sudah mengikuti kejuaraan yang antara lain di Solo, Bali, hingga Jakarta, bahkan di Bekasi Joko pernah menyabet juara 1 kejuaraan Skateboard Wali Kota Cup U-15.

Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Pemenang Kangmas Nimas 2020

 

"Kalau saya setiap hari latihan, tapi sore saja. Kalau Sabtu Minggu pagi bisa. Itu agar Skill-nya bisa terasah terus kalau latihan rutin," kata Joko.

Disinggung masalah sekolah, Joko mengaku bahwa ia tidak melupakan sekolahnya meski terus fokus berlatih Skateboard. "Ya sekolah biasa saja, kalau mau ujian belajar dulu, sementara latihannya di skip dulu, fokus ujian. Kalau sudah selesai baru bisa latihan rutin lagi," ungkapnya.

Di sisi lain, neneknya diakui Joko sangat mendukung apa yang dilakukan. Hal itu karena menurutnya Skateboard adalah olahraga yang memiliki nilai positif dan bisa berimbas pada prestasi. "Mendukung sekali kalau keluarga, sama nenek itu, Alhamdulillah mendukung. Buktinya sekarang Alhamdulillah sudah punya papan skate sendiri dari sponsor. Jadi kalau rusak itu ya dikirim lagi," katanya yang terlihat malu-malu.