Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat ditemui awak media di ruangannya, Kamis (29/10/2020). (Foto: Dok. JatimTimes) 
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat ditemui awak media di ruangannya, Kamis (29/10/2020). (Foto: Dok. JatimTimes) 

MALANGTIMES - Debat perdana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 akan berlangsung pada hari Jumat (30/10/2020) depan, di Gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah). Acara debat perdana itu nantinya akan diamankan langsung oleh jajaran Polres Malang. 

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, yang mengatakan, untuk tahap pengamanan debat perdana, pihaknya telah menyiapkan setidaknya 280 personil yang bersiap ditempatkan di tiga lapis penjagaan. 

Baca Juga : Cuti Bersama, Pelayanan Satlantas Polres Malang Ditutup

"Ada 280 personil itu untuk pelaksanaan tiga tahapan debat. Nanti personilnya tinggal di rolling saja untuk bergantian saat berjaga. Kita sudah tetapkan tiga ring penjagaan," ungkapnya ketika ditemui awak media di Mapolres Malang, Kamis (29/10/2020). 

Hendri menambahkan, bahwa tiga ring penjagaan diantaranya pada area utama debat yang bertempat di ruang sidang paripurna. Kemudian di lobby gedung DPRD Kabupaten Malang, dan yang ketiga di gerbang gedung DPRD Kabupaten Malang. 

Pelaksanaan debat dimulai pukul 19.00 WIB. Meskipun dimulai pukul 19.00 WIB, jajaran personil Polres Malang akan mulai berjaga sejak pukul 16.00 WIB. Hal itu dilakukan agar persiapan pengamanan jauh lebih matang untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. 

Terkait koordinasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang, dikatakan Hendri, bahwa hal tersebut telah dilakukan. Pihaknya juga menekankan kepada KPU Kabupaten Malang untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang telah disepakati bersama. 

"Kita sudah tekankan, yang pertama protokol kesehatan harus dilaksanakan. Kedua, jumlah orang yang dapat diizinkan masuk ke dalam ruang debat yakni paslon, tim sukses perwakilan pendukung paslon, perwakilan media, perwakilan KPU dan Bawaslu," jelasnya. 

Karena terdapat pembatasan pada saat proses pelaksanaan debat perdana, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Bungkol Spripim Polri ini mengimbau kepada KPU Kabupaten Malang untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

Sosialisasi kepada masyarakat berisi mengenai imbauan kepada masyarakat agar menikmati gelaran debat perdana dengan menggunakan media streaming melalui akun YouTube KPU Kabupaten Malang maupun beberapa stasiun televisi dan radio. 

Baca Juga : Pengamanan Diperketat, Pergerakan Massa Aksi Belum Juga Terlihat

"Kita sarankan kepada KPU untuk menyediakan akses daring tersebut sebagai upaya agar masyarakat yang berada di pelosok kecamatan dapat menggelar acara nonton bareng debat Pilkada 2020," terangnya. 

Dengan disediakannya media streaming oleh KPU Kabupaten Malang, dapat membuat masyarakat luas Kabupaten Malang menikmati tayangan debat perdana yang akan menarungkan gagasan dari tiga paslon. 

Meski disiarkan secara streaming melalui media daring (dalam jaringan), untuk mengantisipasi kerumunan massa yang akan menggelar nonton bareng (nobar) Hendri juga telah berkoordinasi dengan jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan). 

Pada saat koordinasi ditekankan bahwa jajaran Muspika harus melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19.