Ketua Umum Milenial Utas Zulham Akhmad Mubarrok (di podium) saat memimpin ikrar para pemuda yang terhimpun di Milenial Utas untuk memajukan ekonomi kreatif Kabupaten Malang. (Foto : Istimewa)
Ketua Umum Milenial Utas Zulham Akhmad Mubarrok (di podium) saat memimpin ikrar para pemuda yang terhimpun di Milenial Utas untuk memajukan ekonomi kreatif Kabupaten Malang. (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Para muda mudi, khususnya yang ada di Kabupaten Malang, memiliki wadah baru dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif. Hal itu menyusul adanya gerakan Milenial Utas yang baru saja di-launching Rabu (28/10/2020) malam.

Agenda yang berlangsung di Ascent Premiere Hotel and Convention Formely the Balava, Kota Malang, ini setidaknya diikuti oleh 430 kaum milenial.

Baca Juga : Hari Sumpah Pemuda, Wakil Ketua Fraksi PKS Rokhmad: Saatnya Pemuda Lebih Berkualitas

Ketua Umum (Ketum) Milenial Utas Zulham Akhmad Mubarrok mengatakan, ratusan anggota Milenial Utas yang sudah tergabung tersebut berasal dari seluruh wilayah di Kabupaten Malang. Yakni mulai dari perwakilan tingkat desa hingga kecamatan yang ada di seluruh penjuru Kabupaten Malang.

”Dalam kegiatan kali ini, kami mengusung tema Satu Desa, Satu Pemuda Kreatif. Oleh karenanya, setelah kami launching Milenial Utas, langsung kami lanjutkan program seminar ekonomi milenial kreatif. Tujuannya untuk menyiapkan platformnya,” ungkap Zulham.

Dalam kesempatan yang sama, para kaum milenial juga diajak sharing dan berdialog membahas  potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Malang yang bisa dioptimalkan kaum milenial.

Hadir Ketua Kadin Kabupaten Malang  Priyo 'Bogank' Sudibyo sebagai pembicara. Sejumlah tokoh dan seniman, mulai dari dalang wolak-walik Ki Jumali hingga musisi pop Yudi Prata, juga turut menghadiri agenda tersebut.

”Ada banyak pesan yang disampaikan oleh para pembicara. Tapi pada dasarnya pemuda harus memiliki konstruksi berpikir yang luas, berpikir tentang bagaimana caranya tidak meminta tapi memberi. Karakteristik kaum milenial itu sejatinya kreatif. Maka melalui Milenial Utas ini, bisa menjadi representasi untuk menyejahterakan Kabupaten Malang,” ungkap Zulham.

Beberapa tokoh nasional seperti Wakil Ketua MPR RI Achmad Basarah dan Bupati Trenggalek H Mochamad Nur Arifin juga turut andil dalam launching Milenial Utas tersebut.

Baca Juga : Hari Santri Masih Menggema, KWAT Malang Raya Gelar Webinar

”Saat ini penduduk Indonesia didominasi oleh pemuda. Di sisi lain juga banyak sekali program pemerintah yang diarahkan pada segmen pemuda. Oleh karena itu, mari bekerja sama untuk kemajuan bangsa," ungkap Achmad Basarah dalam penyampaiannya melalui video teleconference.

Di sisi lain, bupati termuda di Jawa Timur Mochammad Nur Arifin mengaku pemuda bisa membuat perubahan besar jika memiliki kemauan, kegigihan, dan keinginan untuk berjuang. ”Hal terpenting adalah memastikan bahwa seluruh pemuda saat ini memiliki visi besar bersama. Artinya jika sudah memiliki satu visi yang sama, maka satu tujuan untuk kemajuan itu bisa tercapai," pungkas bupati Trenggalek ini.