Mayangsari (Foto: IG mayangsaritrihatmodjoreal)
Mayangsari (Foto: IG mayangsaritrihatmodjoreal)

MALANGTIMES - Penyanyi Mayangsari akhirnya angkat bicara soal utang dan pencekalan sang suami, Bambang Trihatmodjo. Mayangsari menilai jika masalah tersebut bukanlah kesalahan.  

Tanggapan itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu acara Okay Bos, Trans7 Rabu (28/10/2020). Dalam kesempatan itu, Mayangsari pun menjelaskan duduk perkara dari sudut pandangnya.

Baca Juga : Foto Jefri Nichol Telanjang Dada Sukses Bikin Warganet Histeris

Namun, Mayang tidak mau membeberkan secara mendalam soal kasus tersebut.

"Iya kalau masalah itu terus terang aja saya nggak mau terlalu menjawab karena itu bukan koridor saya untuk menjawab. Yang saya tahu suami saya orang baik, dia orang yang sangat-sangat bertanggung jawab dan dia tidak pernah meninggalkan PR-nya. Dan yang saya tangkap pun juga ceritanya itu, kita sangat-sangat terbuka sih. Begitu," kata Mayangsari.

Ia lantas membuat filosofi terkait permasalahan yang terjadi pada sang suami. Pelantun tembang Tiada Lagi ini mengibaratkan antara kepala sekolah dan guru.  

"Dari cerita yang terjadi itu, saya menanyakan kepada suami saya 'apakah itu benar'. Dia hanya mengatakan bahwa 'sebuah perusahaan kalau cuma...' ya itulah berarti. Ya anggap saja sekolah ya, ada kepala sekolah. Ini sebenarnya yang nakal gurunya gitu. Jadi karena dia kepala sekolahnya jadi dia yang nanggung," tutur Mayangsari.  

"Kayak saya ketua arisan, nggak tahunya yang nakal itu anggota saya tapi yang dicekal saya. Terus yang melakukan itu anggota arisan saya itu nggak diapa-apain. Hello," lanjutnya sambil tertawa.

Wanita 49 tahun itu lantas mengatakan jika ia tidak bisa berbuat banyak terkait pencekalan Bambang. Ia tak memiliki wewenang untuk ikut campur meski sebagai istri.  

Baca Juga : Jerinx SID Tulis Surat dari Dalam Penjara, Bahas Soal Hasil Swab Test hingga Keadilan

Kendati demikian, Mayang hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk sang suami.  

"Wah saya nggak tahu, saya nggak mau ikut campur lah. Maksudnya saya kembalikan bahwa itu benar-benar koridornya suami saya, saya mendoakan mudah-mudahan beliau sehat selalu," cetusnya.  

Seperti diketahui, Bambang telah dicekal oleh Menteri Keuangan RI untuk bepergian ke luar negeri. Pencekalan itu berhubungan dengan piutang negara terkait SEA Games 1997.  

Bambang disebut memiliki utang hingga Rp 50 miliar. Tak terima dicekal, putra presiden ke-2 RI Soeharto itu menggugat Sri Mulyani ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.