Petugas saat melakukan operasi gabungan di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Petugas saat melakukan operasi gabungan di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Selama dua minggu ke depan, sejak 26 Oktober hingga 8 November, Operasi Zebra Semeru 2020 digelar serentak di berbagai daerah, termasuk di Kota Batu. Untuk hari ini (Selasa, 27/10/2020) Operasi Zebra dan Operasi Yustisi atau cegatan bakal dilakukan di empat kawasan. 

Empat kawasan itu terdiri dari dua zona, yakni lokasi giat stationer berada di Jalan Semeru dan Jalan Dewi Sartika Bawah. Kemudian lokasi blackspot di Jalan Abdul Manan Wijaya Pujon dan Jalan Raya Selorejo Ngantang. Area blackspot adalah lokasi yang paling sering terjadi kecelakaan lalu lintas. 

Baca Juga : Operasi Zebra Semeru 2020 Digelar, Satlantas Polres Malang Lebih Utamakan Sosialisasi 

Kasatlantas Polres Batu, AKP Mala Darlius menjelaskan, untuk operasi zebra bukan pada upaya penegakan hukum, tetapi mengutamakan upaya preventif. Misalnya tindakan pencegahan pelanggaran lalu lintas.

“Upaya preventif itu lebih pada sosialisasi dan pendidikan kepasa masyarakat saat berlalu lintas. Ketimbang penegakkan hukum,” ucap Mala. 

Ada 7 target operasi yang dilakukan. Di antaranya, pengendara menggunakan gawai saat berkendara. Lalu pengendara yang usianya di bawah umur. Berboncengan lebih dari satu orang. Tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Selanjutnya pengendara yang mengonsumsi narkoba atau mabuk, yang melawan arus dan melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan melebihi batas kecepatan atau ugal-ugalan,” imbuhnya.

Baca Juga : Nggak Cuma Cegatan, Polisi Terapkan Hunting Sistem Buat Jaring Pelanggar Lalu Lintas

“Bagi mereka yang melanggar hal tersebut petugas tidak segan-segan menindak para pelanggar. Sehingga, harus mematuhi hal-hal tersebut agar safety saat berada di jalan,” ujar Mala.

Operasi zebra itu dilakukan sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di kawasan Kota Batu. Kemudian dengan digelarnya operasi yustisi untuk mendisiplinkan masyarakat akan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.