Petugas saat mengevakuasi balita asal Bululawang yang sempat dikabarkan hilang secara misterius (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Petugas saat mengevakuasi balita asal Bululawang yang sempat dikabarkan hilang secara misterius (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah sempat dikabarkan hilang secara misterius sejak Kamis (15/10/2020) lalu, balita asal Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang diduga telah ditemukan.

Hal itu menyusul adanya informasi dari masyarakat setempat yang menemukan jasad balita yang diduga Bagus Setia Ramadhan, balita asal Kecamatan Bululawang yang dikabarkan hilang sepekan lalu tersebut.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Sederet Pilot Alih Profesi Jual Mi Ayam hingga Dim Sum Online

 

”Betul, nama korban yang ditemukan Bagus Setia Ramadhan, usia 17 bulan,” kata Kasi Pelayanan PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Amirul Yasin, saat dikonfirmasi Kamis (22/10/2020).

Terpisah, Staf PB (Penanggulangan Bencana) PMI Kabupaten Malang, Zainal Abidin, mengaku jika jasad yang diduga Bagus Setia Ramadhan itu, ditemukan di saluran irigasi yang berlokasi di belakang perumahan. Tepatnya di gang Gereja, Desa Bululawang RT 14.

”Sesaat setelah ada informasi penemuan jasad balita, kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Bersama anggota Polsek Bululawang, jenasah korban langsung dievakuasi ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar). Tadi ditemukan sekitar jam 10.00 WIB,” ucap Abidin.

Namun demikian, jasad balita yang ditemukan tersebut, sifatnya masih dugaan, yakni diduga jenazah Bagus. Jajaran kepolisian Polsek Bululawang yang menangani kasus ini, masih melakukan pendalaman guna memastikan identitas dari jasad balita yang ditemukan hari ini (Kamis 22/10/2020).

”Informasi dari Polsek (Bululawang) juga demikian, kami kan tanya ke polisi untuk dipastikan (apakah benar jasad Bagus, red),” sambung Abidin.

Meski belum bisa dipastikan, namun dari informasi yang diperoleh Abidin saat melakukan evakuasi di lokasi kejadian, kawasan saluran irigasi penemuan balita tersebut, juga berasal dari aliran irigasi yang bersumber dari saluran irigasi yang ada disekitar rumah korban. ”Aliran sungai di TKP berasal dari sana (rumah korban), kabarnya seperti itu,” pungkasnya.

Seperti yang sudah diberitakan, Bagus Setia Ramadhan dikabarkan hilang secara misterius pada Kamis (15/10/2020) siang. Bagus sendiri merupakan putra dari pasangan Danang dan Titin.

Sekedar informasi, balita yang dikabarkan hilang tersebut diketahui kembar. Yakni Bagus dan Bagas. Sedangkan yang hilang adalah sang kakak yang bernama Bagus.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian dan keterangan beberapa saksi, sesaat sebelum kejadian Bagus sempat bermain di rumahnya dengan didampingi keluarganya. Salah satunya adalah sang kakek yang bernama Suparli.

Baca Juga : Kisah Haru Kakek Sebatang Kara di Rumah Sempit nan Kotor

 

Tidak lama kemudian, Bagus terlihat pergi meninggalkan rumah untuk menuju ke rumah neneknya yang kebetulan ada didepan rumah korban.

Berselang sekitar 4 menit kemudian, pihak keluarga yang tidak mendengar suara dan melihat gerak gerik balita 17 bulan tersebut, bergegas mencari keberadaan korban.

Meski sempat dicari oleh warga dan pihak keluarga, namun upaya pencarian Bagus tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya kejadian itupun dilaporkan ke pihak kepolisian, sesaat setelah balita tersebut dinyatakan hilang secara misterius pada Kamis (15/10/2020).

Tiga hari berselang, tim gabungan dari SAR, PMI Kabupaten Malang, Polsek Bululawang, hingga para relawan yang sempat diterjunkan untuk melakukan pencarian korban, memutuskan untuk menghentikan proses pencarian. Alasannya karena kemungkinan korban hilang karena hanyut di saluran irigasi, sangat minim.

Tujuh hari berselang, tepatnya pada Kamis (22/10/2020) polisi mendapat laporan atas dugaan penemuan jasad Bagus. Hingga berita ini ditulis, jajaran kepolisian dari Polsek Bululawang dan tim identifikasi Polres Malang masih melakukan pendalaman guna memastikan jenazah tersebut adalah jasad Bagus.