Sanusi, Calon Bupati Malang nomor urut 1 dari paslon SanDi (depan, kiri) saat menyapa masyarakat Kecamatan Gedangan (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Sanusi, Calon Bupati Malang nomor urut 1 dari paslon SanDi (depan, kiri) saat menyapa masyarakat Kecamatan Gedangan (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Salah satu sektor yang tetap bisa bertahan di tengah gempuran pandemi Covid-19 adalah pertanian. Dijelaskan Darmadi selaku Ketua Kelompok Tani Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, dalam sekali panen dirinya mampu menghasilkan belasan ton padi jenis cibogo.

”Jadi di Desa Gedangan ini untuk potensi sawah sangat bagus. Terbukti kemarin bibit Cibogo kami dalam 1 hektar bisa menghasilkan 14 ton,” ungkap Darmadi saat ditemui media online ini, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga : Peduli Generasi Muda, Paslon SanDi Siap Bentuk Tim Pergerakan Ekonomi Malang Milenial

Berkat torehan prestisius tersebut, Darmadi dan kawan-kawan petani yang terhimpun di kelompok tani Desa Gedangan, mampu menyabet beberapa penghargaan dari Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang.

”Dalam lomba tingkat Kabupaten Malang yang diadakan beberapa waktu lalu, kami dapat juara 2,” ujarnya.

Ditemui di saat bersamaan saat menggelar kampanye di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Cabup (Calon Bupati) Malang nomor urut 1 dari pasangan SanDi, Sanusi mengaku cukup bangga dengan capaian yang telah ditorehkan masyarakat Kecamatan Gedangan pada sektor pertanian tersebut.

”Cibogo itu nanti yang akan kita kembangkan. Kalau produksinya tinggi akan terus kita kembangkan lagi,” ucap pria yang akrab disapa Abah Sanusi ini.

Namun, sebelum mengembangkan bibit Cibogo ke wilayah Kabupaten Malang, Sanusi mengaku akan terlebih dulu melakukan evaluasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait maupun akademisi, jika masa cuti kampanyenya berakhir.

”Ya ini kita evaluasi terus, kalau memang daerah lain bisa hasilkan 14 ton dalam 1 hektar. Maka se-Kabupaten Malang akan kita adakan bibit Cibogo semua,” ungkapnya.

Baca Juga : Tiga Paslon Pilkada Kabupaten Malang Berebut Suara Milenial, Berikut Acuan Datanya

 

Jika memang memungkinkan untuk ditanam bibit padi jenis Cibogo ke seluruh wilayah di Kabupaten Malang, Sanusi berjanji, jika untuk merealisasikan proses distribusi bibit Cibogo itu, tidak membutuhkan waktu lama. 

Sebab, meski saat ini sedang pandemi Covid-19, namun dari hasil evaluasinya sektor pertanian tidak terdampak virus yang diduga berasal dari Wuhan, China tersebut.

”Di sektor pertanian tidak terpengaruh pandemi (Covid-19). Produksinya juga tidak ada yang menurun. Justru sampai saat ini produksinya tetap bisa bertahan,” pungkasnya.