Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur perseorangan, Heri Cahyono-Gunadi Handoko usai menerima nomor urut tiga, Rabu (14/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur perseorangan, Heri Cahyono-Gunadi Handoko usai menerima nomor urut tiga, Rabu (14/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Kerap mendapat keluhan dari masyarakat saat blusukan, Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang Heri Cahyono-Gunadi Handoko (Sam HC-Sam GH) siap teken kontrak politik. Kontrak politik itu untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. 

Kesediaan kontrak politik itu sebagaimana disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga.  "Kami siap kontrak politik secara tertulis. Nantinya pembukaan lapangan pekerjaan kami akan bekerja sama dengan investor," ungkap Topo panggilan akrab Soetopo Dewangga, Senin (19/10/2020).  

Baca Juga : Antisipasi Peretasan, Malang Jejeg Siapkan Tim IT untuk Pengamanan Berlapis

Menurut Topo ada program Jejeg Songo yang ditawarkan oleh Sam HC-Sam GH. Dengan program tersebut permasalahan masyarakat akan teratasi. Pihaknya pun berani menandatangani kontrak politik tersebut secara tertulis.

Dia lantas menjelaskan, sejumlah problem tersebut ditemui saat kampanye blusukan ke tengah-tengah masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Saat kampanye blusukan, kerap kali masyarakat berkeluh kesah mengenai kurangnya kesempatan kerja, modal usaha bagi para pelaku usaha, serta di sektor pertanian yang kurang diperhatikan. 

"Kami banyak mendapat laporan dari masyarakat tentang kesempatan kerja dan modal usaha. Harusnya pemerintah hadir atasi permasalahan itu. Menjawab keluhan dari masyarakat, Sam HC-Sam GH akan hadirkan program Jejeg Songo," beber dia.

Pria yang selalu khas dengan udeng di kepalanya ini juga mengatakan bahwa terkait pembukaan lapangan pekerjaan tersebut juga dibarengi dengan sertifikasi keahlian kerja yang dimiliki oleh masyarakat. "Dibarengi dengan sertifikasi keahlian kerja masyarakat. Sertifikasi ini tidak harus berpendidikan tinggi," terangnya. 

Selain permasalahan terkait ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Malang, Topo juga menuturkan bahwa di sektor pertanian, para petani kerap kali juga berkeluh kesah. 

Padahal wilayah Kabupaten Malang yang memiliki luas wilayah hingga 3.530,65 kilometer persegi, jelas memiliki banyak potensi atas ketersediaan lahan, utamanya untuk dibuat lahan pertanian. 

Menurut Topo selaku perwakilan dari Sam HC-Sam GH di Malang Jejeg bahwa untuk peningkatan produktivitas pertanian, Makang Jejeg siap menjamin stabilitas pupuk bersubsidi. Hal itu dilakukan untuk mendorong roda perekonomian Kabupaten Malang terys berjalan, utamanya melalui sektor pertanian. 

"Dalam menjaga stabilitas harga, persediaan bibit tanaman dan pupuk subsidi, pemerintah harus hadir. Hal itu harus dilakukan agar ketersediaan dan harga pupuk subsidi stabil, serta hasil panen melimpah," terangnya. 

Lanjut Topo bahwa paslon perseorangan Sam HC - Sam GH akan terus melakukan format kampanye blusukan untuk menyerap keluh kesah dari masyarakat secara langsung agar lebih memantapkan dalam program Jejeg Songo.